Laporkan Masalah

PERANAN RHIZOBAKTERI OSMOTOLERAN (ISOLAT Al-19) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PADI CIHERANG PADA INCEPTISOL DENGAN KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN

GALUH ANUGRAH, Prof. Ir. Triwibowo Yuwono, PhD., Prof. Ir. Irfan D. Prijambada, M.Eng., PhD.

2016 | Skripsi | S1 MIKROBIOLOGI PERTANIAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran rhizobakteri terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi dalam kondisi cekaman osmotik kekeringan. Padi Ciherang ditanam pada kadar lengas lapangan 50%, 75% dan 100%. Peran rhizobakteri terhadap pertumbuhan tanaman padi diuji dengan pengamatan agronomis setiap hari ke-20, ke-40, ke-60, ke-90 dan ke-120 dengan mengambil 3 sampel secara acak di setiap perlakuan. Pengamatan agronomis yang dilakukan pada penelitian ini antara lain : tinggi tanaman padi; jumlah daun; panjang dan berat kering akar tanaman padi; jumlah anakan dan berat kering tanaman padi; jumlah dan berat bulir padi. Analisis mikrobiologi untuk mengetahui toleransi rhizobakteri yang digunakan sebagai inokulum dilakukan pengujian Total Plate Count. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat Al-19 dapat tumbuh pada cekaman osmotik kekeringan pada kapasitas lapangan 50%. Hasil penelitian ini menunjukkan inokulasi rhizobakteri tidak memberikan peningkatan signifikan pada pertumbuhan dan hasil tanaman padi berdasarkan rancangan dan kondisi yang digunakan dalam pengamatan ini. Namun, pada kondisi tanah steril, inokulasi menunjukkan peningkatan hasil jumlah anakan.

This study aims at determining the role of rhizobacteria growth and yield of rice plants under osmotic stress. Rice of Ciherang variety was cultivated under field capacity of 50% , 75% and 100%. Rhizobacterial support on the growth of rice plants was tested based on agronomic performance at 20th, 40th, 60th, 90th and 120th days after planting by taking 3 samples at random in each treatment. Agronomic parameters observed in this study include: plants height ; number of leaves ; length of root rice plant and shoot dry weight of root rice plants ; number of tiller and shoot dry weight of rice plants ; the number and weight of rice grains. Microbiological analysis to determine the tolerance of rhizobacteria used as inoculum was carried out by Total Plate Count. The result showed that Al – 19 isolates were able to grow in drought condition of osmotic stress on field capacity of 50%. The result of this study suggested that rhizobacterial inoculation gave no significant increase on rice growth and yield based on the design and conditions applied on the study. However, under sterile soil condition, inoculation resulted in higher number of tillers.

Kata Kunci : Kata kunci : rhizobakteri, cekaman osmotik, kadar lengas lapangan, kekeringan / Key words : rhizobacteria, osmotic stress, field capacity, drought