Laporkan Masalah

Analisis Tingkat Kepatuhan Pembayaran Pajak Bumi Dan Bangunan Di Kabupaten Demak

LUTHFI GHINA BARKA, Ir. Waljiyanto, M.Sc.

2016 | Skripsi | S1 TEKNIK GEODESI

Kepatuhan wajib pajak dalam proses pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan mempengaruhi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di setiap tahunnya. Kabupaten Demak merupakan salah satu daerah otonom yang mengelola pengumpulan Pajak Bumi dan Bangunan secara mandiri. Data penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di Kabupaten Demak masih tersaji dalam bentuk tabel. Hal ini kurang efektif untuk mengkaji tingkat kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan serta menampilkannya kepada masyarakat, sehingga diperlukan alternatif lain dalam meyajikan data kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, seperti pembuatan peta tematik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah Kabupaten Demak, peta batas administrasi dari Kantor Pertanahan Kabupaten Demak, serta data hasil kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan variabel dependen yaitu kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan dan variabel independen yaitu pengetahuan wajib pajak, kesadaran membayar pajak, tingkat ekonomi, dan kualitas pelayanan. Visualisasi peta dilakukan dengan menggabungkan data penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan dengan peta batas administrasi. Proses analisis regresi dilakukan dengan melakukan uji kualitas data pada data kuesioner terlebih dahulu. Kemudian hasil analisis regresi diuji dengan uji asumsi klasik untuk mengetahui ada atau tidaknya bias dalam hasil regresi. Hasil penelitian ini adalah peta tingkat kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Kabupaten Demak tahun 2013 hingga 2015. Selain itu hasil analisis regresi menunjukkan bahwa pengetahuan wajib pajak, kesadaran membayar pajak, tingkat ekonomi, dan kualitas pelayanan memberikan pengaruh terhadap kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan sebesar 56,6%.

The compliance of taxpayer in land and building tax payment influences land and building tax revenue in every year. Kabupaten Demak is one of auotonomous regions which manage land and building tax collection independently. The data of land and building tax revenue are still presented by table. It is less effective to review the compliance of land and building tax and display it to society, so it is required another alternative to present data of land and building tax compliance for example by making a thematic map. The data used in this research were data of land and building tax revenue from the Office of Wealth Region and Finance Management in Kabupaten Demak, the admin bounderies map from the Office of Land in Kabupaten Demak, and the data of questionnaire. The analysis used in this research was analysis of multiple linear regression with the compliance of land and building tax revenue as dependent variabel and taxpayer knowledge, awareness to pay the tax, economy rate, and service quality as independent variabels. The visualization of maps were done by combining data of land and building tax revenue with the admin boundaries map. The process of regression analysis was done by testing the quality of questionnaire data beforehand. Then the result of regression analysis was tested by classical assumption test to determine whether there was a refraction in the result of regression. The results of this research were the compliance rate of land and building tax payment maps from 2013 to 2015. Beside that the result of regression analysis showed that taxpayer knowledge, awareness to pay the tax, economy rate, and service quality gave influences to the compliance of land and building tax payment as much as 56,6%.

Kata Kunci : Pajak Bumi dan Bangunan, Kepatuhan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, Pengetahuan Wajib Pajak, Kesadaran Membayar Pajak, Tingkat Ekonomi, Kualitas Pelayanan

  1. S1-2016-330231-abstract.pdf  
  2. S1-2016-330231-tableofcontent.pdf  
  3. S1-2016-330231-title.pdf