Evaluasi Masterplan Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng Gunungkidul
ANINDYA SHILVIANA S, Prof. Ir. Nur Yuwono, Dip. HE., Ph.D.
2016 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILINTISARI Masterplan pelabuhan perikanan sadeng terakhir dibuat tahun 2012 setelah melihat kondisi pelabuhan di lapangan dermaga tambat dan dermaga pendaratan terlihat sangat penuh sehingga masterplan pelabuhan Sadeng tersebut perlu dievaluasi mengingat juga adanya perkembangan traffic dan peningkatan produksi ikan dari tahun ke tahun. Evaluasi dilakukan dengan melakukan review masterplan tahun 2012 terhadap realisasi traffic dan produksi ikan pelabuhan tahun 2012 hingga 2015 kemudian dilakukan analisis regresi linier sehingga didapatkan proyeksi data pada tahun 2025 yang digunakan sebagai dasar perencanaan. Setelah didapatkan data proyeksi tahun 2025 kemudian dihitung kebutuhan ruang pelabuhan (dermaga, kolam pelabuhan, kedalaman kolam, alur pelayaran) dan kebutuhan sarana dan prasarana fasilitas Pelabuhan Sadeng (tempat pelelangan ikan, pabrik es, keranjang ikan, dan kereta dorong) Setelah dilakukan analisis berdasarkan data proyeksi tahun 2025 maka pelabuhan sadeng perlu dilakukan penambahan ruang untuk pelabuhan, kebutuhan panjang dermaga menurut masterplan 2012 adalah 900m sedangkan menurut masterplan 2016 menjadi 1443 m selain itu kolam pelabuhan juga perlu diperluas dari semula 4,0 ha menjadi 7,36 ha. Selain dari sisi infrastrukstur pelabuhan sadeng juga perlu penambahan sarana dan prasarana pendukung operasional pelabuhan perikanan, setelah dilakukan analisis berdasarkan proyeksi data 2025 maka pelabuhan sadeng memerlukan tempat pelelangan ikan (TPI) seluas 800 m2, pabrik es (cold storage) seluas 57,02 m2, sedangkan untuk keranjang ikan diperlukan 465 buah dan untuk kereta dorong diperlukan 12 buah.
ABSTRACT The latest Sadeng fishing port masterplan is created in 2012 after doing some research and observation in the Sadeng fishing port the pier mooring and pier landing looks really crowded so masterplan sadeng fishing port need to be evaluated, also need to consider there are some traffic growth and there are some increase of fishing port production every year. Evaluation is can be done by reviewing from masterplan 2012 based on realization traffic and fishing port production data from 2012 until 2015 and then performed a linier regression analysis to obtain data projection in 2025 which was then used as a base for planning fishing port. After we get projection data in 2025 then calculated the space that needed for Sadeng fishing port (pier, port basin, the depth of basin, shipping channel) and we also calculated facilities that needed to support Sadeng fishing port performance ( fish market, cold storage, fish bucket and fish cart) After analyzing the data based on 2025 projection, Sadeng fishing port need to some space for the harbor, pier length required by 2012 masterplan is 900 m while according 2016 masterplan the pier length that needed is 1443 m. beside that port basin in Sadeng fishing port also need expanded from 4.0 ha to 7,36 ha Apart from infrastructure side, Sadeng fishing port also needs additional operational support facilities, after analyzing the data based on 2025 projection, Sadeng fishing port required 800 m2 area of fish market 800 m2 ,57,02 m2 meanwhile for fish bucket Sadeng fishing port need 465 bucket and also need 12 fish cart.
Kata Kunci : pelabuhan perikanan, evaluasi masterplan, dermaga, proyeksi