Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA RISK YANG BERSEDIA DITANGGUNG DAN RETURN YANG DIHARAPKAN DALAM KONTEKS PROSPECT THEORY (STUDI EMPIRIK PADA SEKTOR KEUANGAN BURSA EFEK INDONESIA)

LARAS AYU W, Prof. Marwan Asri, M.B.A., Ph.D.

2016 | Skripsi | S1 MANAJEMEN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara risk yang bersedia ditanggung dan return yang diharapkan pada level perusahaan dalam konteks prospect theory. Penelitian in mengambil sampel dari perusahaan yang terdaftar dalam sektor industri keuangan di Bursa Efek Indonesia. Penentuan reference point dan tingkat risiko yang bersedia ditanggung dievaluasi setiap tahunnya untuk mengakomodasi perubahan perilaku dari pengambil keputusan. Penelitian ini menemukan adanya perbedaan perilaku pengambil keputusan ketika dihadapkan pada kondisi yang berbeda. Temuan ini sesuai dengan pernyataan prospect theory, meskipun dengan arah hubungan yang berbeda. Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara risk yang bersedia ditanggung dan return yang diharapkan pada perusahaan di bawah reference point mengindikasikan perusahaan dengan kinerja buruk bersedia menanggung risiko yang lebih tinggi meskipun return yang diharapkan lebih rendah. Sedangkan, hubungan positif signifikan antara risk yang bersedia ditanggung dan return yang diharapkan ditemukan pada perusahaan di atas reference point mengindikasikan perusahaan dengan kinerja yang baik bersedia menanggung risk yang tinggi apabila return yang dihasilkan juga tinggi.

This study aims to analyze relationship between willingness to accept the risk and expected return at the organizational level in the context of prospect theory. This study takes sample from firms that listed in financial sector in Indonesia Stock Exchange. Determination of reference point and bear risk level evaluated annually to accommodate behavior changes among decision makers. This study found there are different behaviors of decision makers while facing different conditions. The results are supporting prospect theory’s proposition, although with different direction. There is negative significant relationship between willingness to accept the risk and expected return at firms below the reference point, it indicates that low-performing firms are willing to accept higher risk with lower expected return. Whereas, positive significant relationship between willingness to accept the risk and expected return is found at firms above the reference point, it indicates high-performing firms are willing to take higher risk that promises high expected returns.

Kata Kunci : Prospect Theory, Return yang Diharapkan, Risiko yang Bersedia Ditanggung

  1. S1-2016-335930-abstract.pdf  
  2. S1-2016-335930-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-335930-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-335930-title.pdf