Laporkan Masalah

PERHITUNGAN NILAI CACAT BIJI KOPI ROBUSTA PADA PROSES PENGOLAHAN BASAH DAN KERING BERDASARKAN ACUAN SNI 01-29017-2008 DI PT. NAKSATRA KEJORA

I MD AWAN G PENDIT, Darmawan Ari Nugroho, STP, MP

2016 | Tugas Akhir | D3 AGROINDUSTRI SV

Ada beberapa jenis kecacatan yang sering ditemukan pada biji kopi robusta. Kecacatan biji kopi robusta setengah jadi atau yang sering disebut dengan kopi beras akan berdampak pada kualitas atau mutu dari kopi itu sendiri. Kecacatan biji kopi seperti biji pecah, biji berlubang, biji hitam sering ditemukan di hasil akhir biji kopi beras pengolahan basah maupun pengolahan kering. Sehingga perlu dilakukan penanganan mutu untuk menekan jumlah kecacatan biji kopi beras. Tujuan dilakukannya pembuatan tugas akhir ini untuk mengetahui nilai cacat biji kopi pada proses pengolahan basah dan kering Di PT Naksatra Kejora. Pengukuran nilai kecacatan tersebut dilakukan berdasarkan SNI 01-29017-2008. Adapun beberapa tahapan yang dilakukan dalam kajian ini mulai dari pengambilan sampel biji kopi sebanyak 300 gram pada pengolahan basah dan kering, pemisahan dan perhitungan biji kopi cacat, dilakukan input data ke dalam tabel Check Sheet, mengidentifikasi permasalahan dengan Diagram Pareto dan menganalisa dengan Diagram Ishikawa. Hasil dari pengukuran kecacatan dari biji kopi beras untuk pengolahan basah yaitu masuk ke dalam golongan mutu 3. Sedangkan pada pengolahan kering masuk ke dalam mutu 5. Hal tersebut mengindikasikan bahwa perlu adanya peningkatan mutu hasil dari pengolahan basah maupun pengolahan kering. Berdasarkan analisa permasalahan kecacatan kopi dengan diagram ishikawa faktor penyebabnya yaitu terjadi penurunan fungsi mesin yang digunakan untuk pengolahan biji kopi beras dan juga kurangnya kesadaran dari tenaga kerja untuk menjalankan peraturan disetiap pemrosesannya. Sehingga perlu adanya penyusunan jadwal perawatan mesin dan juga peningkatan kerja mesin. Selain itu perlu dilakukan pengawasan disetiap pemrosesan guna meningkatkan kesadaran tenaga kerja di dalam menjalankan tugasnya.

There are several types of defect are often found in robusta coffee beans. The defect of semi-finished robusta coffee beans which is often called the coffee rice will impact the quality of product. The defect coffee beans such as broken coffee beans, grains perforated, black seeds are often found on finishing coffee beans rice and also on the result of wet process and dry process. So it needs to be done to reduce the quantity of handling quality of defect coffee beans rice. The purpose this final task is to determine the value of defective coffee beans on the wet process and dry process in PT Naksatra Kejora. Measurement of the defect coffee beans value is done by SNI 01-29017-2008. As for some of the steps being taken in this study is ranging from sampling the coffee beans as much as 300 grams both on the wet process and dry process, separation and calculation of defect coffee beans, doing the input data into tables Check Sheet, identifying problems with Pareto Diagram and analyze the Ishikawa Diagram. The results of the measurement of defect coffee beans rice on wet process is goes into quality class 3 while on dry process into quality class 5. This indicates that the quality of wet and dry process is need to be improved. Based on the problem of defect coffee beans analysis with Ishikawa diagram is on the contributing factor which is having a malfunction in the machine that used for the processing of coffee beans rice and also a lack of workforce awareness to comply with the regulations on every processing. Therefore it is necessary for handling effort to overcome these problems with the scheduling of engine maintenance and also increase the engine work. In addition it is necessary to supervise each of processing in order to increase awareness of labor in carrying out their duties.

Kata Kunci : Biji Kopi, Biji Pecah, Nilai Cacat, Robusta, SNI 01-29017-2008

  1. D3-2016-350947-abstract.pdf  
  2. D3-2016-350947-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-350947-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2016-350947-title.pdf