Laporkan Masalah

An Analysis of Exchange Rate Determinants in Indonesia

ARYA BUDI PRADANA, Dr. J.J.G. Lemmen

2016 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Nilai tukar merupakan salah satu indikator ekonomi penting yang memainkan peran strategis dalam perekonomian suatu negara. Seiring dengan meningkat pesatnya perkembangan ekonomi internasional, hubungan antara negara-negara pasti akan lebih saling terkait dan mengarah ke peningkatan arus perdagangan barang, uang dan modal antara negara-negara. Sebagai upaya untuk menjaga stabilitas nilai tukar, pemerintah perlu mengenali variable-variabel moneter apa saja yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar. Penelitian ini terfokus pada identifikasi variabel-variabel yang memiliki dampak signifikan dalam menentukan nilai tukar Rupiah Indonesia terhadap Dolar AS dengan menggunakan tiga model nilai tukar mata uang asing. ketiga model tersebut antara lain Model Paritas Daya Beli, Model Neraca Pasokan dan Permintaan, dan Model Meese-Rogoff. Hasil tes dari beberapa model regresi menunjukkan bahwa baik Model paritas daya beli dan model neraca pasokan dan permintaan memiliki efek yang berpengaruh untuk Indonesia, sementara model Meese-Rogoff tidak berpengaruh. Pengujian atas beberapa model menunjukkan bahwa variable-variabel moneter yang mempengaruhi nilai tukar Rupiah Indonesia terhadap Dollar AS adalah selisih antara tingkat pendapatan Indonesia dan Amerika, selisih antara inflasi di Indonesia dan Amerika Serikat, selisih jumlah uang beredar dan tingkat suku bunga di Indonesia dan Amerika Serikat, serta nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS satu bulan sebelumnya (lag -1).

This paper focuses on the identification of variables that have a significant impact in determining the Indonesian Rupiah exchange rate against the US Dollar using three major exchange rate models. These three models include the purchasing power parity model, the supply and demand balance model, and the Meese-Rogoff model. The test result from several regression models suggest that both the purchasing power parity model and the supply and demand balance model are indeed applicable to Indonesia, whilst the Meese-Rogoff model is not. The monetary variables affecting the exchange rate of Indonesian Rupiah against US Dollar are the difference between Indonesian and American real income rate, the difference between inflation in Indonesia and the United States, the difference of money supply and interest rates in Indonesia and the United States, as well as the value of the Rupiah against the US Dollar one previous month (lag -1).

Kata Kunci : Exchange Rate, Foreign Exchange, Purchasing Power Parity, nilai tukar mata uang asing, estimasi nilai tukar, paritas daya beli, indikator ekonomi

  1. S1-2016-272669-abstract.pdf  
  2. S1-2016-272669-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-272669-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-272669-title.pdf