Tinjauan Penegakan Hukum Pidana dan Penerapan Sanksi Terhadap Tindak Pidana Pertambangan Ilegal di Provinsi Bangka Belitung
GABRIELLA FIONA S. N, Prof. Dr. Marcus Priyo Gunarto, S.H., M.Hum.
2016 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPenelitian hukum berjudul “Tinjauan Penegakan Hukum Pidana dan Penerapan Sanksi Terhadap Tindak Pidana dalam Kegiatan Usaha Pertambangan di Provinsi Bangka Belitung†adalah sebuah penulisan yang berusaha menjawab fenomena pemberian sanksi yang rendah dalam penjatuhan sanksi pada pertambangan liar. Tujuan penulisan ini dibuat adalah untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum dan penerapan sanksi terhadap tindak pidana terkait pertambangan ilegal dilaksanakan dan apakah penegakan hukum serta penerapan sanksi tersebut sudah cukup untuk memberikan efek jera bagi masyarakat dan pelaku. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam pembuatan penulisan ini adalah menggabungkan penelitian kepustakaan dan lapangan. Dalam penelitian ini penulis mengkaji bagaimana pengaturan hukum positif Indonesia mengenai tindak pidana tambang dirancang melalui beberapa literatur, kemudian melihat bagaimana penegakan hukum terhadap tindak pidana tersebut dilakukan di lapangan, dan menganalisa seberapa berat sanksi diberikan dengan dikaitkan dengan efek jera yang timbul di kalangan masyarakat dan pelaku. Dalam penelitian hukum ini disimpulkan bahwa penegakan hukum telah dilakukan secara cukup maksimal oleh aparat penegak hukum, namun putusan pidana yang dijatuhkan terhadap pelaku cenderung rendah dibandingkan sanksi maksimal yang dapat diberikan berdasarkan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Meski begitu, tindakan ini dapat memberikan efek jera terhadap pelaku meski belum dapat memberi efek jera kepada masyarakat umumnya secara sepenuhnya karena setiap tahunnya kejahatan ini tetap terjadi.
The legal research entitled "Review of the Criminal Law Enforcement and Implementation of Sanctions against the Crime of Illegal Mining in Bangka Belitung Province" is a writing that seeks to answer the phenomenon of light punishment in the imposition of sanctions on illegal mining. The purpose of this paper is made is to know how law enforcement and imposition of sanctions for criminal offenses related to illegal mining carried out and whether the rule of law and the application of such sanctions is sufficient to provide a deterrent effect for the community and the offender. The method used by the author in the making of this paper is combining literature and field research. In this research, the author examine how the regulation on the crime of mine designed in Indonesian positive law through some literatures, then see how the enforcement of the criminal act was committed on the pitch, and analyze how severe the sanction is to be associated with the deterrent effect that arise in the offenders and society in general. In this legal research concluded that law enforcement official has tried their best enough in enforcing the law, but the criminal verdict handed down against the perpetrators tend to be lower than the maximum penalty that can be given by Indonesian Constitution Number 4 of 2009 on Mineral and Coal Mining. Even so, it can provide a deterrence effect against perpetrators, although haven’t been able to fully provide deterrence effect to the society in general as this criminal offense keep happening in every year.
Kata Kunci : Penegakan Hukum, Penjatuhan Pidana, Efek Jera, Pidana Tambang Ilegal