SULAP DITINJAU DARI TESIS MANUSIA JOHAN HUIZINGA
MIFTAHOL KHOIR, Dr. Septiana Dwipurti Maharani
2016 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFATPenelitian ini berjudul "Sulap Ditinjau Dari Tesis Manusia Johan Huizinga". Sulap merupakan seni pertunjukan atau permainan yang menampilkan "sesuatu yang ajaib". Penelitian ini merupakan hasil dari ketertarikan peneliti terhadap sulap, yang sering mendapat komentar negatif karena pertunjukannya cenderung diidentikkan dengan kegiatan ilmu sihir, ataupun dipandang rendah ketika dikatakan sebagai permainan. Tujuan penelitian ini ialah; pertama, menjelaskan hakikat manusia dalam tesis manusia Johan Huizinga yaitu, homo ludens. Kedua, menjelaskan hakikat manusia dalam bermain sulap. Ketiga, menjelaskan hakikat manusia dalam sulap ditinjau dari tesis manusia Johan Huizinga. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan menggunakan metode hermenutika filosofis. Sumber primer dan sekunder dianalisis dengan unsur metodis antara lain: deskripsi, interpretasi, koherensi intern dan holistika. Hasil dari penelitian yang dicapai berupa: 1) Manusia dalam pandangan Johan Huizinga pada hakikatnya adalah makhluk bermain (homo ludens). Manusia dapat mengenali dan menjadi dirinya sendiri dalam bermain. 2) Manusia dalam bermain sulap pada dasarnya ialah menciptakan ilusi, untuk memenuhi kebutuhan manusia akan suatu hiburan. Ilusi sulap merupakan hasil pengaplikasian ilmu pengetahuan dan prinsip misdirection. 3) Sulap ditinjau dari tesis manusia Johan Huizinga memperlihatkan bahwa, manusia bermain sulap mencakup peranan aspek jasmani dan rohani dalam membentuk eksistensi. Kegiatan sulap dalam sifat dan ciri khas manusia sebagai makhluk bermain memperlihatkan suatu relasi manusia yang eksistensial.
The title of this research is "Human Thesis Johan Huizinga on Magic". Magic is an art performance or a game featuring "something magical". This research is the result of researcher's interest about magic, which often gets negative perspective because the show tend to be identified with witchcraft activities, or looked down upon when it is said to be a play. The purpose of this research is; First, to explain human nature in the human thesis of Johan Huizinga which is, homo ludens. Second, to explain human nature in the play of magic. Third, to explain human nature in magic from the human thesis of Johan Huizinga. This is a literature research using the philosophical hermeneutic method. Primary and secondary sources were analyzed with methodical elements includes: description, interpretation, internal coherence and holistic. The results of this research too achieved: 1) Human nature is to play (homo ludens). Humans can recognize and be himself in the play. 2) Humans in playing magic basically is to create illusions, to fill the human needs of entertain. The illusion of magic is the result from application of science and the principle of misdirection. 3) Magic from perspective of Johan Huizinga human thesis reveals, that, human in playing magic includes the role of physical and spiritual aspects in the form of existence. While human nature is to play, magic activities shows the relation of human existential.
Kata Kunci : Sulap , Homo Ludens , Eksistensi Manusia.