Laporkan Masalah

Perubahan Sosial di Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Rukun Desa Tegaltirto Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman

MUHAMMAD ATHIF F, Ir. Hery Saksono, M.A. ; Anes Dwi Jayanti, S.Pi., M.Agr.

2016 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBER DAYA PERIKANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sosial di Kelompok Pembudidaya Ikan (KPI) Mina Rukun di Desa Tegaltirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman. Aspek perubahan sosial yang diteliti adalah kelembagaan, manfaat kelompok bagi anggota, dan interaksi kelompok dengan pemerintah Kabupaten Sleman. Pengumpulan data lapangan dilakukan pada bulan Desember 2015 sampai Juli 2016. Data primer dikumpulkan dari semua anggota KPI (27 orang) dengan metode sensus. Data sekunder dikumpulkan dengan metode studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi dalam kelompok menjadi lebih kompleks, dengan tujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh kelompok. Manfaat sosial, ekonomi dan informasi yang diperoleh anggota dari kelompok turun naik. Penurunan diakibatkan oleh tidak konsistennya anggota dalam kegiatan kelompok pada tahun 2008-2009. Tahun 2014 anggota mulai merasakan kembali manfaat kelompok karena kesadaran anggota untuk menghilangkan konflik dalam kelompok. Interaksi antara kelompok dengan pemerintah kabupaten semakin meningkat. KPI dipercaya sebagai kelompok percontohan pada tahun 2016. Interaksi dengan penyuluh meningkat, dalam bentuk interaksi formal maupun non-formal.

Mino Rukun is a Fish Farmers Group in Berbah Sub-district Sleman Regency that have been established for more than 10 years. This study aim to know the social changes of Mino Rukun in the organizational, benefit of the group for members, and social interactions aspects. Field data collection was conducted during December 2015 to July 2016. Primary data was collected from all members of the KPI (27 people) by census method, while secondary data was done by study documents. The research showed that the organizational structure becomes more complex due to meet the group needs. For the second aspect, benefits received by members of the group fluctuates. In 2008-09 that benefits received by members of the group decreased, while in 2014 increased after they could resolve the conflict within the group. In a third aspect, the interaction between the group with local government and extension worker got better. Communication between group members with extension worker also changed, from formal into formal and non-formal. Finally, Mina Rukun designated as a pilot group in 2016.

Kata Kunci : Perubahan Sosial, Kelompok Pembudidaya Ikan (KPI), Kabupaten Sleman

  1. S1-2016-335111-abstract.pdf  
  2. S1-2016-335111-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-335111-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-335111-title.pdf