Laporkan Masalah

Evaluasi rencana kawasan industri berdasarkan persepsi pengusaha industri di dalam Kota Pekanbaru

ZAKIR, Afrizal, Drs. Pangestu Subagyo, MBA

2003 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Rencana Kawasan Industri Tenayan Kota Pekanbaru ditetapkan sejak disusunnya Rencana Umum Tata Ruang Kota tahun 1991-2015 dan pembuatan Master Plan Kawasan Industri Tenayan pada tahun 2001. Rencana disusun berdasarkan standar normatif dan konsep yang ada, dengan tujuan untuk menampung pengusaha industri yang saat ini telah melakukan usahanya di dalam Kota Pekanbaru dan telah berada di dalam lingkungan permukiman penduduk. Tujuan penelitian ini adalah melihat persepsi pengusaha industri tentang kondisi usaha saat ini serta kebutuhan untuk pengembangan usaha pada suatu kawasan industri, sehingga dapat menilai dan melengkapi dokumen rencana yang telah disusun. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara dan kuesioner serta pengamatan lapangan didukung oleh data sekunder. Hasil penelitian terhadap pengusaha industri dalam Kota Pekanbaru, pada umumnya menyatakan bahwa lokasi industri saat ini masih mampu untuk mendukung kegiatan usaha yaitu sebesar 76,74%. Namun ada yang menyatakan bahwa lokasi saat ini tidak mendukung lagi untuk pengembangan usaha, khususnya kelompok industri besar yang saat ini kegiatan usahanya telah berada di dalam kota dan di dalam lingkungan pemukiman penduduk. Dengan kondisi tersebut pengusaha pada umumnya mendukung kebijakan pemerintah daerah untuk membangun kawasan industri terpadu dan bersedia untuk pindah. Hanya ada 10 pengusaha yang tidak dan kurang mendukung kebijakan tersebut yang terdiri dari industri kecil dan industri sedang. Penolakan tersebut karena mengkhawatirkan terhadap aset saat ini, ketersediaan tenaga kerja di lokasi industri, persaingan yang akan terjadi, serta ketersediaan bahan baku. Jaringan jalan, jaringan listrik dan telepon, kemudahan bahan baku, tenaga kerja yang terampil, kemudahan pemasaran, serta jaminan keamanan merupakan kebutuhan masing-masing pengusaha pada suatu kawasan industri yang harus dapat dipenuhi. Kebutuhan pengusaha industri untuk pengembangan usahanya di suatu kawasan industri dan perhitungan aset pengusaha industri saat ini belum dipertimbangkan dalam rencana Kawasan Industri Tenayan. Sehingga untuk penyempurnaan Master Plan Kawasan Industri Tenayan perlu mempertimbangkan kebutuhan pengusaha industri terutama kebutuhan luas lahan, kemudahan memperoleh bahan baku, serta penyediaan tenaga kerja yang terampil.

The plan of Tenayan Industrial Area Pekanbaru has been decided since Pekanbaru Spatial Planning 1991-2015 and Tenayan Industrial Area Master Plan 2001 were made. The plan based on normative standard and existing concept, with its purpose was to accommodate industrial entrepreneur that now located surrounding housings in Pekanbaru city. The research was aimed to observe industrial entrepreneur’s opinion about present business enterprises and business development needs at industrial area for completing the planning document. It used descriptive-qualitative method by means of interviews, questionnaires, field observation, and secondary data. The result shows that existing industrial location is still capable to accommodate business activities, say 76.74% of businessmen. In the other hand, the location hasn’t been large enough to support business development, especially the existing heavy industrial that located surrounding housings in the downtown. According to this condition, the businessmen support government policy in developing integrated industrial area and moving to it. Only 10 entrepreneurs, especially medium and little businessmen didn’t agree the policy, because of their worry about existing assets, labor supply in new industrial location, future competition and resources. An industrial area must provide all of entrepreneur needs, such as road network, power and telecommunication, resources, skilled labor, marketing, and security guard. The businessmen needs in developing their business at industrial area and their current assets have not been considered yet by Tenayan Industrial Area plan actually. In order to complete Tenayan Industrial Area Master Plan, it can be recommended to consider indus trial entrepreneur needs, such as area square, resources, and skilled labor.

Kata Kunci : Perencanaan, Kawasan Industri, Kawasan Industri Tenayan, Tenayan Industrial Area, Planning,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.