Laporkan Masalah

VISUALISASI SPASIAL BAHASA DAN DIALEK DI KOTA CIREBON JAWA BARAT

DINI ZAHROTUD DINIYAH, Dr. Noorhadi Rahardjo M.Si., P.M.

2016 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH

Bahasa daerah merupakan salah satu kekayaan budaya yang harus dijaga kelestariannya. Cirebon merupakan salah satu kota di sisi utara Jawa Barat yang berkembang dari sebuah Kesultanan yang banyak mengalami akulturasi budaya, terutama dari perkawinan dan persahabatan. Dampak langsung dari akulturasi tersebut adalah muncul dan berkembangnya bahasa Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis bahasa dan dialek yang digunakan di Kota Cirebon dan memvisualisasikannya dalam bentuk peta serta mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan bahasa dan dialek tersebut. Sumber data utama didapat dari wawancara terstruktur dengan penduduk Kota Cirebon menggunakan 200 kosakata dasar Swadesh. Responden ditentukan secara acak sedangkan lokasi pengambilan sambil ditentukan dengan mempertimbangkan jarak dari titik pusat nol kilometer pada wilayah permukiman. Analisis overlay digunakan untuk mengetahui hubungan antara faktor terkait dengan penggunaan bahasa dan dialek. Hasil penelitian lapangan menunjukkan bahwa masyarakat Cirebon menggunakan dua jenis bahasa daerah yaitu bahasa Sunda dan bahasa Cirebon. Faktor lokasi dan ketinggian wilayah secara dominan memengaruhi penggunaan bahasa dan dialek masyarakatnya.

language is one of the cultural heritage which must be preserved. Cirebon is a city on the northern side of West Java originated from the Sultanate that experienced an acculturation especially from marriage and friendship. The acculturation impact on the growth of Cirebonese language. This study aims to determine what kind of languages and dialects in Cirebon City and visualize it in a map, also to determine what factors that influencing the use of languages and dialects of Cirebonese people. The main data sources obtained through structured interviews with local people using the 200 basic vocabularies list of Swadesh. The number of respondents sampled randomly. The location of samples determined by considering its distance to the center point at settlement area. Overlay analysis used to determine the relation among factors. The field observation resulted that Cirebonese people are using two kinds of language, Sundanese and Cirebonese. Location and relief are dominantly influencing the use of languages and dialects of Cirebonese people.

Kata Kunci : Visualisasi, Dialek, Cirebon.

  1. S1-2016-301885-abstract.pdf  
  2. S1-2016-301885-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-301885-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-301885-title.pdf