Laporkan Masalah

EFEKTIFITAS KOMBINASI EKSTRAK JAHE (Zingiber officinale) DAN RANITIDIN DIBANDINGKAN KOMBINASI RANITIDIN DAN PLASEBO TERHADAP KEPARAHAN DISPEPSIA FUNGSIONAL

DITE ARI PRAPTI, Dr. dr. Neneng Ratnasari, SpPD-KGEH.; Prof. dr. Siti Nurdjanah, M.Kes., SpPD-KGEH.

2016 | Tesis-Spesialis | SP Ilmu Penyakit Dalam

Latar belakang :.Efikasi terapi dispepsia fungsional dengan ranitidin adalah 8-35 % dan ekstrak jahe turun temurun telah digunakan sebagai terapi dispepsia, antinausea, spasme, kolik, dan keluhan perut lainnya, tetapi kebanyakan masih bentuk mentah dan dosisnya tidak tertentu. Efektifitas terapi jahe dapat mencapai 68-77 % pada penelitian in vivo ( animal model). Tujuan penelitian : Untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak jahe dan ranitidin memperbaiki keparahan dispepsia dibandingkan dengan kombinasi ranitidin dan placebo pada penderita dispepsia fungsional . Metode : Metode penelitian ini adalah quasi experimental. Penelitian dilakukan mulai Desember 2015-April 2016. Pasien dinilai skor SODA pada minggu 0,1 dan 2. Variabel bebas adalah pemberian terapi tambahan kapsul ekstrak jahe dan variabel tergantung adalah keparahan dispepsia pada penderita dispepsia fungsional. Hasil : Setelah terapi 2 minggu kelompok I rerata skor SODA skala nyeri turun (8,4 %) dari 29,07+-7,29 menjadi 25,08+-8,22 (p=0,046). Penurunan rerata skor SODA skala nyeri kelompok II dari 25,38+- 6,19 menjadi 24+- 6,01 sebesar 7,2 % (p=0,302). Rerata skor SODA skala bukan nyeri kelompok I turun (7,7%) dari 16,84+-2,44 menjadi 15,15+-2,64 (p=0,074), sedangkan penurunan rerata skor SODA skala bukan nyeri turun (1,6%) dari 15,77+-2,71 menjadi 15,23+-2,94 (p=0,470). Rerata skor SODA skala kepuasan kelompok I meningkat (19,9%) dari 7,77+-3,63 menjadi 10,08+-3,59 (p=0,053), sedangkan kelompok II meningkat (8,4%) dari 9,62+-2,72 menjadi 10,92+-2,46 (p=0,072). Perbandingan penurunan skor SODA skala nyeri setelah 2 minggu antara kelompok I yaitu 4,31+- 6,3 dengan kelompok II sebesar 1,23+-4,91, lebih besar pada kelompok I (p=0,178). Perbandingan penurunan skor SODA skala bukan nyeri antara kelompok I yaitu 1,69+-3,11 dengan kelompok II 0,54+-2,6, lebih besar pada kelompok I (p=0,316). Perbandingan peningkatan skor SODA skala kepuasan kelompok I yaitu-2,31+-3,88 dengan kelompok II sebesar -1,3+-2,39, lebih besar kelompok I (p=0,437). Simpulan : Kombinasi ekstrak jahe dan ranitidin memberikan penurunan skor SODA skala nyeri, skala bukan nyeri dan peningkatan skala kepuasan lebih efektif secara klinis dibanding kombinasi ranitidin dan plasebo pada pasien dispepsia fungsional, akan tetapi secara statistik tidak bermakna.

Background: Efficacy ranitidine as dyspepsia functional treatment is 8-35 % and ginger extracts as a traditional recipe in various countries for generations can be used as a therapy dyspepsia, antinausea, spasm, colic, and other stomach complaints. Ginger therapeutic effectiveness can reach 68-77% in vivo studies (animal models). Objective: To determine how much influence combination of ginger extract and ranitidine can improve severity of dyspepsia compared with combination of ranitidine and placebo in patients with functional dyspepsia. Method: This study is a quasi experimental. The research was conducted from December 2015 until April 2016 with 26 participants. Results: After getting therapy for 2 weeks in group I, mean SODA score in the pain scale decreased (8,4 %) of 29,07+-7,29 to 25,08+-8,22, statistically significant (p <0.046). Mean SODA score in the pain scale group II decreased (7,2%) of 25,38+-6,19 to 24+-6,01 (p=0,302). Mean SODA score in the non pain scale in group I decreased (7,7%) of 16,84+-2,44 to 15,15+-2,64 (p=0,074), while in the group II decreased (1,6%) of 15,77+-2,71 to 15,23+-2,94 (p=0,470). Mean SODA score in the satisfaction scale in group I increased (19,9%) of 7,77+-3,63 to 10,08+-3,59 (p=0,053) while in the group II increased (8,4%) of 9,62+-2,72 to 10,92+-2,46 (p=0,072). Comparison decline of SODA score in the pain scale between group I is 4,31+-6,3 and in group II is 1,23+-4,91, greater in group I but not significantly (p=0,178) at baseline to week 2. Comparison decline of SODA score in the non pain scale between group I is 1,69+-3,11 and in group II is 0,54+-2,6, greater in group I but not significantly (p=0,316) at baseline to week 2. Comparison increasing of SODA score in the satisfaction scale between group I is 2,31+-3,88 and in group II is -1,31+-2,39, greater in group I but not significantly (p=0,437). Conclusion: Combination of ginger extract and ranitidine can decrease pain scale, non pain scale and increase satisfaction scale more effective clinically than plasebo and ranitidine for functional dyspepsia patient, but not statistic significantly.

Kata Kunci : ginger extract, severity of dyspepsia, and functional dyspepsia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.