Laporkan Masalah

MOTIF MASYARAKAT DALAM MENGELOLA HUTAN RAKYAT DI DUSUN KEDUNGPOH LOR, DESA KEDUNGPOH, KECAMATAN NGLIPAR, KABUPATEN GUNUNGKIDUL

NENY WAHYU UTAMI, Teguh Yuwono,S.Hut., M.Sc.

2016 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Motif sangat mempengaruhi eksistensi tindakan masyarakat. Pengelolaan hutan rakyat sebagai sebuah tindakan juga sangat dipengaruhi oleh motif pengelolanya. Ragam motif dalam mengelola hutan rakyat timbul karena adanya tuntutan kebutuhan yang beragam dan harus dipenuhi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui motif masyarakat dalam mengelola hutan rakyat, faktor-faktor yang mempengaruhinya dan keterkaitan antara motif yang dominan dan tindakan masyarakat dalam mengelola hutan rakyat. Penelitian dilakukan dengan metode survei menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif dengan bantuan statistik non-parametrik uji chisquare digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi motif di balik pengelolaan hutan rakyat. Sedangkan untuk mengungkap motif-motif masyarakat dan keterkaitannya dengan tindakan masyarakat dalam mengelola hutan rakyat digunakan metode analisis deskriptif. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan mengungkapkan bahwa pengelolaan hutan rakyat adalah sebuah tindakan dengan motif yang kompleks yang memenuhi seluruh penggolongan motif yang dilakukan Alderfer yaitu existence, relatedness dan growth. Faktor-faktor yang mempengaruhi motif masyarakat dalam mengelola hutan rakyat adalah tingkat pendidikan. Motif berkaitan erat dengan tindakan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Secara umum tindakan masyarakat dalam mengelola hutan rakyat menerapkan sistem agroforestry yang mengusahakan tanaman pohon dan tanaman semusim dalam satu lahan. Hal tersebut berkaitan dengan motif yang dominan yaitu existence.

Motive influencing the society action existence. Community forest management as an action is also influnced by the owners motive. Motives to manage community forest appear because many kind of demand and it needs to be achieved. The aims of this research is to obtain the society motive to manage community forest, the influence factors and the interrelatedness between dominant motive and their action to manage community forest. The research used survey method with quantitative approach. Quantitative method with statistic non-parametric chi-square test was to knowing the influence factors behind community forest management. Meanwhile descriptive analysis method was to knowing the society motives and the interrelatedness with their action to manage community forest. The research results revealed that community forest management was an action with complex motive that fulfills all motive classification criteria done by Alderfer which were existence, relatedness and growth. The influencial factor of the society motive to manage community forest was education level. Motive was closely related to action in achieving the goal. In general the society action to manage community forest applied agroforestry system by integrating tree plants and agriculture crops in one area. The case related to dominant motive that was existence.

Kata Kunci : motif, hutan rakyat, faktor-faktor yang mempengaruhi motif