Identifikasi Dampak Penerapan Jalan Satu Arah Pada Jalan Prof. Dr. Ir. Herman Yohanes, Yogyakarta, Terhadap Aktivitas Perekonomian Koridor Jalan
ANNISAA INDRARINI, Widyasari Her Nugrahandika, ST., M.Sc.
2016 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTASistem transportasi dibutuhkan untuk mendukung interaksi antar guna lahan pada suatu wilayah. Ketidakseimbangan antara permintaan terhadap jumlah transportasi publik sebagai salah satu sarana mobilitas masyarakat dengan pengadaan transportasi publik yang memadai mengakibatkan peningkatan jumlah kendaraan pribadi. Peningkatan jumlah kendaraan pribadi yang terus terjadi dapat menyebabkan masalah transportasi, salah satunya adalah kemacetan sehingga untuk mengatasinya harus dilakukan sebuah upaya rekayasa lalu lintas. Salah satu contoh rekayasa lalu lintas tersebut adalah penerapan jalan satu arah, dimana di Kota Yogyakarta sendiri sudah pernah dilakukan beberapa kali penerapan jalan satu arah pada ruas jalan yang tadinya merupakan jalan dua arah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penerapan jalan satu arah di Jalan Prof. Dr. Ir. Herman Yohanes terhadap kondisi lalu lintas koridor Jalan Prof. Dr. Ir. Herman Yohanes dan Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo serta untuk mengungkap perubahan aktivitas perekonomian yang terjadi di sepanjang kedua koridor jalan tersebut setelah penerapan jalan satu arah pada Jalan Prof. Dr. Ir. Herman Yohanes dan penelitian ini dilakukan dengan metode deduktif-kualitatif. Hasil yang diperoleh adalah temuan yang membuktikan bahwa penerapan jalan satu arah memberikan dampak besar terhadap aktivitas perekonomian seperti penurunan jumlah pengunjung dan jumlah pendapatan pelaku usaha dan juru parkir yang cukup signifikan. Namun, beberapa usaha yang tidak terkena dampak berupa kerugian adalah usaha yang terspesialisasi dan menawarkan jasa atau barang yang spesifik. Selain itu, penerapan jalan satu arah memberikan dampak positif dan negatif terhadap kondisi lalu lintas kedua koridor amatan penelitian.
Transportation system is needed to support the interaction between every land use in a region. The imbalance between the demand for the number of public transport for people to mobile with adequate public transport provision resulted in an increase in the number of private vehicles. The number of private vehicles that continue to increase could cause transport problems, such as traffic jams, and one way to overcome those problems is to do a traffic engineering. An example of traffic engineering is one-way street implementation, which in Yogyakarta, one-way street implementation itself has been done several times. This study aims to identify the impact of one-way streets in Prof. Dr. Ir. Herman Yohanes street on traffic conditions of Prof. Dr. Ir. Herman Yohanes street and Dr. Wahidin Sudirohusodo street, and also to reveal the changes in economic activities that occurred along those two road corridors after the implementation of one-way streets in Prof. Dr. Ir. Herman Yohanes. This study was done using deductive-qualitative method. This study resulted in finding prove that the implementation of one-way street gave a major impact on economic activities such as a quite significant decrease in the number of visitors and the income of businesses and parking attendants. However, some businesses that are not impacted by implementation of one-way streets is those businesses that specialized and offer specific services or goods. In addition, the implementation of one-way streets also gives some positive and negative impacts to the traffic conditions on those two road corridors.
Kata Kunci : transportasi, rekayasa lalu lintas, jalan satu arah, aktivitas perekonomian, pendapatan usaha