Laporkan Masalah

KINERJA INDUK SAPI JABRES DI KECAMATAN KETANGGUNGAN, BREBES, JAWA TENGAH

DIAN KURNIA PUTRI, Panjono, S.Pt, MP., Ph.D;Dyah Maharani, S.Pt., MP., Ph.D

2016 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja induk sapi Jabres di Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah. Penelitian melibatkan 34 orang peternak beserta 64 ekor induk sapi Jabres yang dimilikinya. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara dan pengamatan langsung di lapangan. Data yang diambil meliputi profil peternak, sistem pemeliharaan, dan kinerja induk. Data yang terkumpul dianalisis secara diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur peternak sapi Jabres masih tergolong usia produktif, pendidikan terakhir sebagian besar lulusan Sekolah Dasar (SD), sebagian besar peternak telah memahami ciri-ciri birahi dengan baik dan kepemilikan ternak rata-rata 3,13±1,96 ekor/orang. Sapi dikandangkan sepanjang hari, perkawinan lebih banyak dilakukan secara alami, pemberian pakan hanya hijauan dengan cara pemberian dicacah. Konsumsi bahan kering, protein kasar dan total digestable nutrient sapi Jabres berturut-turut 7.90±0.69 kg/hari, 6.33±0.18 %BK, dan 55.69±0.05 %BK. Bobot lahir, umur sapih, post partum estrus (PPE), post partum mating (PPM), service per conception (S/C), lama bunting, dan interval kelahiran sapi Jabres berturut-turut adalah 18.14±1.48 kg, 191.72±35.30 hari, 86.70±35.37 hari, 94.67±38.46 hari, 1.41±0.79 kali, 281.34±3.40 hari, dan 375.27±39.77 hari. Disimpulkan bahwa kinerja induk sapi Jabres sudah cukup baik, tetapi masih bisa di tingkatkan dengan cara perbaikan pakan dan seleksi.

The aim of this study was to observe the performance of Jabres cows in Ketanggungan District, Brebes, Central Java. The study involved 34 farmers with theirs 64 Jabres cows. The study conducted by interview method direct observation. The observed variable includeed farmers profile, raising system, and cow’s performance. Data was analyzed by quantitative descriptive. The results showed the farmers were in productive age, almost of them were farmers graduated from elementary school, they understood signal of estrus well, and they raised had 3,13±1,96 heads/person. Jabres cows was housed in the whole day, mostly naturally mated and fed which choppingforages. Dry matter, crude protein and total digestable nutrient were 7.90±0.69 kg/day, 6.33±0.18 %DM, dan 55.69±0.05 %DM, respectively. Birth weight, weaning age, post partum estrus, post partum mating, service per conception, gestation period, and calving interval of Jabres cow were 18.14±1.48 kg, 191.72±35.30 days, 86.70±35.37 days, 94.67±38.46 days, 1.41±0.79 times, 281.34±3.40 days, dan 375.27±39.77 days, respectively. It is concluded that performance of Jabres cows was good enough but it can be increased by feeding improvement and selection application.

Kata Kunci : Sapi Jabres, Kinerja induk, Kecamatan Ketanggungan