Laporkan Masalah

TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA KEPANITERAAN TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI (Kajian di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prof. Soedomo Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada)

MUTIA FARAH R, drg. Mayu Winnie Rachmawati, M.Sc., Ph.D ; drg. Aryan Morita, M.Sc

2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Mahasiswa kepaniteraan memiliki kesempatan untuk melakukan prosedur klinis seperti penggunaan antibiotika dalam perawatan infeksi rongga mulut pasien. Penggunaan antibiotika berkaitan dengan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa kepaniteraan pada proses pembelajaran di dalam maupun luar klinik dapat mempengaruhi keselamatan pasien. Pengetahuan merupakan indikator yang baik untuk menilai pola penggunaan antibiotika oleh tenaga medis, khususnya dokter gigi. Oleh karena itu penggunaan antibiotika secara rasional berdasarkan pengetahuan yang benar merupakan hal yang penting untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa kepaniteraan terhadap penggunaan antibiotika dan faktor yang mempengaruhinya di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prof. Soedomo Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif yang melibatkan 102 mahasiswa kepaniteraan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prof. Soedomo yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Tingkat pengetahuan responden diukur menggunakan kuesioner berisi 15 butir pertanyaan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan diperoleh melalui data sosiodemografi yang dianalisis menggunakan uji korelasi untuk mengetahui adanya hubungan diantara keduanya. Uji regresi logistik multinomial digunakan untuk mengetahui besar pengaruh yang diberikan oleh faktor-faktor tersebut terhadap tingkat pengetahuan responden. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 77,5% mahasiswa kepaniteraan memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penggunaan antibiotika. Faktor jenis kelamin, angkatan kepaniteraan, lingkungan, dan pengalaman kerja dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan mahasiswa kepaniteraan terhadap penggunaan antibiotika. Analisis statistika terhadap faktor lingkungan dan pengalaman kerja menunjukkan bahwa faktor pengalaman kerja memiliki pengaruh yang paling besar (32,5%) terhadap tingkat pengetahuan sedangkan faktor lingkungan kurang berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan.

Dental co-assistants have the opportunity to conduct clinical procedures such as prescribing antibiotics to treat oral infections. Antibiotics prescribing by dental co-assistants are associated with obtained knowledge from learning process. The pattern of antibiotics prescribing by dental co-assistants is directly related to patient safety. Knowledge is an excellent indicator to assess the patterns of antibiotics prescribing by medical physicians, especially dentist, therefore further assessment of rational antibiotics prescribing based on the right knowledge is necessary. This study aimed to assess knowledge level of antibiotics prescribing by dental co-assistants and the affecting factors at Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prof. Soedomo Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada. This descriptive survey involved 102 dental co-assistants at Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prof. Soedomo with proper inclusion and exclusion criteria. Knowledge level was measured by using questionnaire that contain 15 valid and reliable questions. Affecting factors of knowledge level were obtained through sosio-demographics data and were analyzed using correlation test to determine the relationship between affecting factors and knowledge level itself. Multinomial logistic regression test was used to analyze how vast of affecting factors to have an effect toward knowledge level significantly. The results showed that 77.5% of dental co-assistants had excellent knowledge level of antibiotics prescribing. Various factors such as gender, year of clinical clerkship, working environment, and working experience could affect the knowledge level of antibiotics prescribing by dental co-assistants. Statistical analysis of the factors such as working environment and working experience showed that working experience was found to have biggest affect (32.5%) toward knowledge level, whilst working environment factor was proven to have lessen affect on knowledge level significantly.

Kata Kunci : tingkat pengetahuan, mahasiswa kepaniteraan, antibiotika pengalaman kerja, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Prof. Soedomo.

  1. S1-2016-335550-abstract.pdf  
  2. S1-2016-335550-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-335550-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-335550-title.pdf