Evaluasi program penataan dan rehabilitasi permukiman kumuh :: Studi kasus kawasan bantaran sungai Code bagian utara Yogyakarta
RAHAYU, Tri, Ir. Sudaryono, M.Eng.,PhD
2003 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahUpaya penanganan permukiman kumuh telah sejak lama dilakukan pemerintah, namun upaya tersebut terkesan tidak berhasil, karena banyak sekali sarana dan prasarana yang dibangun tidak termanfaatkan dan tidak terpelihara. Hal itu tidak terlepas dari kebijakan pemerintah pada waktu lalu yang menurunkan program tanpa melibatkan peran masyarakat didalamnya, sehingga masyarakat hanya menjadi objek pembangunan saja. Belajar dari pengalaman masa lalu, maka pemerintahpun mengubah pola pembangunan melalui suatu kegiatan pemberdayaan masyarakat, dengan menerapkan Konsep TRIDAYA yang mencakup tiga komponen yang harus diberdayakan, yaitu (1) memberdayakan sosial kemasyarakatan, (2) mendayagunakan lingkungan fisik, dan (3) memberdayakan usaha ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi keberhasilan pembangunan sarana dan prasarana dasar lingkungan yang dibangun melalui program penataan dan rehabilitasi permukiman kumuh di Kawasan Bantaran Sungai Code bagian Utara. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksploratif, yakni dengan cara melakukan eksplorasi dan wawancara secara tidak terstruktur dengan masyarakat yang menerima program, kemudian analisis data menggunakan teknik deskripitif kualitatif. Materi penelitian terdiri dari lima komponen program, yaitu (1) air bersih, (2) jalan setapak, (3) persampahan, (4) saluran drainase, dan (5) Usaha Ekonomi (kios). Hasil penelitian menghasilkan tema-tema dari masing-masing komponen program, diantaranya adalah permasalahan sebelum masuknya program, manfaat program, dampak program, tanggapan terhadap program, dan lainnya. Dari tema-tema tersebut kemudian ditarik menjadi konsep-konsep. Kesimpulan yang dihasilkan dari kelima komponen program yakni, empat komponen program yang terdiri dari air bersih, jalan setapak, saluran drainase, dan usaha ekonomi (kios) dikatagorikan berhasil. Sementara komponen program persampahan tidak banyak menghasilkan perubahan yang berarti, sehingga dikatagorikan sebagai kurang berhasil. Rekomendasi yang dapat diajukan adalah perlunya kelanjutan bantuan dari pemerintah sesuai dengan rencana yang sudah disusun untuk lima tahun kedepan, partisipasi masyarakat harus terus ditingkatkan baik dalam memelihara prasarana yang telah dibangun maupun untuk melanjutkan pembangunan.
The government has been taking care of slum area improvement for a long time. But it looks nothing, because the infrastructures that have been built by the government are neglected and abandoned. It related with the Government policy in the past that conceived many programs without involving the community, so that they were only the object of development. Learning from this failure, the government turned the development pattern into community empowering activities that called Tridaya Concept. It has three empowering components, such as (1) empowering social community, (2) taking advantage of physical environment, and (3) improving small business. The research was aimed to evaluate the achievement of the infrastructure development in the northern banks area of River Code under the slum area rehabilitation and improvement programs. The research used descriptive explorative methods, by means of exploration and unstructured interviewing with the community that has been involved in the programs. Then the results analyzed with descriptive qualitative methods. It contains five components programs, such as: (1) water supply, (2) pathway, (3) solid waste, (4) drainage, and 5) business enterprise (kiosk). The results generate some themes from each component program, e.g. the problems before the programs, benefits and impacts of the programs, response towards the program, and so on. Then, these themes are clustered into some concepts. The conclusions show two categories: the four programs that consist of water supply, pathway, drainage, and small business (kiosk) have been achieved, but the solid waste program has not been improved anymore. It can be recommended that the government aids must be continued in accordance with the next five years plan commitment, and community participation must be improved in maintaining and improving infrastructure development.
Kata Kunci : Permukiman Kumuh,Penataan dan Rehabilitasi