Laporkan Masalah

Evaluasi lokasi baru terminal regional kota Padang

FAUZI, Azizi, Ir. Bambang Hari Wibisono, MUP.,M.Sc.,Ph.D

2003 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Penelitian ini berawal dari permasalahan yang dihadapi Pemerintah Kota Padang, sehubungan dengan kebijakan pemindahan terminal regional dari kawasan pusat kota ke pinggiran kota. Kebijakan tersebut kurang mendapat dukungan masyarakat karena lokasi terminal relatif jauh dari pusat kota. Kondisi ini menyebabkan terminal baru menjadi kurang efektif, dan menumbuhkan terminal bayangan di lokasi yang lebih strategis dekat persimpangan jalan menuju ke luar kota. Penelitian difokuskan pada evaluasi terhadap lokasi terminal regional baru di Kota Padang. Tujuannya adalah menemukenali faktor-faktor yang menyebabkan tidak efektifnya keberadaan terminal di lokasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah post implementation evaluation, yaitu pelaksanaan evaluasi setelah suatu rencana diimplementasikan, dengan menggunakan sejumlah kriteria evaluasi lokasi. Kriteria tersebut disusun dengan me lihat berbagai sudut pandang, antara lain: 1) kajian teori, 2) pemerintah, 3) masyarakat pengguna (penumpang dan pengemudi). Kriteria evaluasi dari sudut pandang pemerintah dan masyarakat diperoleh dari hasil survei lapangan dengan teknik wawancara dan penyebaran kuesioner. Sedangkan kriteria kajian teori disusun dari berbagai literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya 5 faktor utama yang menyebabkan tidak efektifnya pemanfaatan terminal, yaitu: 1) pemahaman terhadap tata ruang kota serta karkater kota, 2) aksesibilitas terminal yang rendah, 3) proses pemilihan lokasi yang kurang tepat, 4) keamanan lokasi terminal, dan 5) regulasi tentang manajemen transportasi kota. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor utama yang menyebabkan tidak efektifnya pemanfaatan terminal regional Kota Padang adalah adanya kesalahan pemilihan lokasi yang tidak strategis. Kesalahan tersebut terjadi karena kurangnya pertimbangan teknis yang disyaratkan dan kurangnya pemahaman perencana terhadap karakteristik kota dalam pemilihan lokasi sebuah terminal.

This research was based on problems encountered by Padang Municipal Government, particularly on the implication of bus station relocation policy to the suburban area. No sufficient support to this policy was obtained from the community, since the new location is much less accessible from the urban area. Therefore, the new bus station has never been as effective as it is expected, and a number of illegal bus stops has been growth in strategic locations adjacent to some intersections. Focusing on the evaluation of the new location of Padang Municipality’s regional bus station, the aims of the research are identifying determinant factors that cause the new regional bus station ineffective. The method used in this research was post implementation evaluation, involving a number of evaluation criteria for this particular location. These criteria were set based on some viewpoints: 1) theoretical analysis, 2) government opinion, and 3) users (drivers and passengers) opinion. Evaluation from the government’s viewpoint and users were developed based on the results of the field survey, obtained through interviews and questionnaire, whereas theoretical issues were acquired through the literature review. The results of the research show that 5 major factors determining Padang regional bus station ineffective are: 1) the urban spatial plan, 2) the low accessibility of the new location of the bus station, 3) selection process which was not appropriately conducted, 4) security and safety of the location, and 5) current regulation on urban transport management. It is concluded that the main factor determined Padang Municipality new bus station ineffective is the failure in selecting the location, in which the new location is not strategic. This failure is mainly caused by the lack of technical considerations, which is indicated by the lack of understanding on the characteristics of the urban area.

Kata Kunci : Terminal Regional, Relokasi, Bus station, Relocation policy


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.