Urban Agriculture Sebagai Strategi Ketangguhan Kota Beijing
VIDIA ELIKA, M. Sani Roychansyah, S.T., M.Eng., D.Eng.
2016 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAKota tangguh merupakan kemampuan kota untuk mengakomodasi kondisi perkotaan yang rentan. Ketangguhan kota ini dinilai dari upaya kota tersebut untuk menjaga bahkan meningkatkan kualitas kota dengan respon terhadap tantangan baik dengan tindakan adaptasi, inovasi, atau mitigasi. Beijing adalah kota yang berupaya mewujudkan ketangguhan kota terhadap tantangan jumlah penduduk yang besar, ketersediaan pangan, hingga kondisi lingkungan. Hal ini ditempuh Beijing melalui urban agriculture (UA). Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan konsep dan strategi UA Beijing, peran UA dalam mewujudkan ketangguhan Kota Beijing, serta pembelajaran dari UA Beijing bagi Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan cara metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Dari hasil analisis terhadap temuan data, UA Beijing merupakan sebuah kebijakan pertanian yang diterapkan di seluruh Beijing, termasuk di perkotaan. UA Beijing mampu mewujudkan ketangguhan Kota Beijing dengan strategi inisiasi pemerintah kebijakan terkait pertanain, alokasi ruang, karakteristik kegiatan yang disesuaikan dengan tipologi UA, dan informasi terpadu. Strategi ini memberikan peran bagi kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Peran yang diperoleh dari kegiatan UA sangat tergantung pada kondisi dari masing-masing tipologi UA. Pembelajaran dari UA Beijing ini dapat diterapkan untuk mewujudkan ketangguhan kota-kota lainnya di Indonesia. Kata kunci: urban agriculture, kota tangguh, Beijing
Resilient city is the city's ability to accommodate vulnerable urban conditions. Resilient city's assessed from the city attempts to keep and even improve the quality of the city with a good response to the challenges of the action on adaptation, innovation, or mitigation. Beijing is a city that tries to achieve resilience to the challenges the city's large population, the availability of food, and environmental conditions. Beijing resilient city realized by urban agriculture (UA). The purpose of this research are to describe the concept and strategy of Beijing UA, UA's role in creating of Beijing resiliency, and some learning from UA Beijing for Indonesia. This research was conducted by means of qualitative descriptive method with content analysis techniques. The findings from the analysis of the data is UA Beijing policy applied across Beijing, including in urban areas. UA Beijing is able to realize the resiliency by some strategies which are strong initiation of Beijing Municipal Government, agriculture policy, allocation of space, characteristic of UA activities which adjusted by Beijing agriculture typology, and integrated information. This strategy provides a role for the social, economic, and environmental. Role obtained from UA activities is highly dependent on the conditions of each typology UA. Learning from Beijing UA can be applied to realize the resiliency of other cities in Indonesia. Keywords: urban agriculture, resilient cities, Beijing
Kata Kunci : urban agriculture, kota tangguh, Beijing, resilient cities