Laporkan Masalah

Perancangan Pabrik Pengalengan Gudeg di Ring Road Barat, Gamping

DEA KUSUMA WARDANI, Ir. M. Santoso, MS.

2016 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Gudeg kaleng merupakan hasil kerjasama LIPI dengan salah satu produsen gudeg. Kemudian banyak UKM mulai bersusulan mengajukan kerja sama dengan LIPI untuk pengalengan gudeg. Keterbatasan kemampuan produksi gudeg kaleng ini menghambat para pengusaha UKM. Terutama bagi produsen yang kapasitas produksinya masih lebih sedikit dari pengusaha gudeg yang sudah memiliki nama. Berdasarkan survey terakhir pada tahun 2015, kemampuan produksi LIPI terbatas hanya 6.000-10.000 kaleng per hari. Setiap minggu, lembaga ini akan melakukan maintenance alat sehingga tidak dimungkinkan untuk penggunaan alat produksi secara rutin menerus setiap hari. Keterbatasan ruang karantina dan penyimpanan lain-lain juga menjadi kendala produksi. Sehingga salah seorang pengusaha gudeg kaleng membuat pabrik pengalengan gudegnya sendiri. LIPI membimbing dan membina pembuatan pabrik pengalengan gudeg ini. Pabrik tersebut hingga sekarang ini masih beroperasi. Tetapi pabrik ini bersifat kepemilikan satu pihak produsen saja. Sehingga masih diperlukan wadah untuk produksi bagi para pengusaha gudeg kaleng lainnya. Permintaan terhadap gudeg kaleng semakin banyak dan terus meningkat. Maka, gagasan utamanya adalah untuk merancang pabrik pengalengan gudeg. Desain rancangan ini diharapkan agar dapat mewadahi produksi berbagai pengusaha dengan kapasitas kuantiti yang lebih besar. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data primer, studi literatur, observasi, dan wawancara dengan berbagai pihak. Studi literatur dan observasi didasari tinjauan tempat produksi pengalengan makanan tradisional(khusunya gudeg) yang pernah ada di Indonesia. Tahap selanjutnya adalah melakukan analisis data dan tapak agar dapat mensintesis konsep dengan baik. Konsep desain disini dimaksudkan sebagai solusi permasalahan dari isu yang diangkat (dalam hal ini khususnya area produksi pengalengan gudeg). Tahapan studi tersebut menghasilkan konsep yang menekankan alur produksi sebagai poin krusial. Penekanan tersebut dipilih sebagai solusi isu khusus yang diangkat dalam perancangan Pabrik Pengalengan Gudeg. Khususnya karena diperlukan perancangan yang dapat mengoptimalkan efisiensi ruang kerja yang aman dan ergonomis. Yaitu baik untuk kenyamanan pelaku aktivitas maupun untuk meningkatkan kualitas-kuantitas produksi yang dihasilkan. Perancangan yang ada juga akan mengupayakan terciptanya desain bangunan industri yang ramah lingkungan. Pabrik Pengalengan Gudeg dirancang untuk mewadahi pertumbuhan kebutuhan produksi gudeg kaleng untuk menunjang produktivitas para pengusaha lokal dengan fasilitas yang lebih optimal.

Can gudeg is result from LIPI whose joining with certain gudeg producer. Afterward, another producer start to try affiliate themselves to the institute one after another to canning their product. The limited production capacity from the institute make a hold for many small producer. Especially for the one who still lack behind compared to more stable producer. Based of recent survey from 2015, LIPI production capacity limited to 6000-10000 can per day. Every week, the institute will perform routine maintenance which make the production tools impossible to be used everyday. The limited sorting spaces and another storage rooms become an obstacles. So that motivates one of can gudeg producer to set up her own cannery. LIPI help to guide the process of set it up. The cannery still operating up till now. Unfortunately, this food factory ownership by one man only. Therefore, many other producer still need a place to produce their can gudeg. The demand for Can Gudeg escalate steadily. Therefore, it become the basic idea for designing Gudeg Cannery. It suppose to accommodate cannery production from various gudeg producer with bigger capacity. The method that used is primary data collection, literature study, observation, and interview with various parties. Based upon literature study and observation of the existing production of traditional food canning (gudeg in particular) in Indonesia. Furthermore, data analysis and site analysis done so the concept could be synthesized properly. The concept here meant to solve the highlighted issues (particularly the spaces for gudeg canning production). The results for those research will creating concept which accentuate production flow as crucial point. The highlight chosen as problem solving for the particular issue that got appointed for Gudeg Cannery Design. Since the design need to consider work station which have to meet the requirement of efficiency, save, and ergonomic. It hasn�t only need to satisfy the comfort standard for the user but also help to increase the final product quality-quantity. This design will attempt to create industrial building which is more friendly to the environment surround it. Gudeg Cannery will be designed for the sake Canning Production necessity with aims to support local producer productivity with better facility.

Kata Kunci : gudeg, pabrik, pengalengan, makanan, tradisional

  1. S1-2016-330320-abstract.pdf  
  2. S1-2016-330320-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-330320-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-330320-title.pdf