Analisis Deskriptif Penelitian yang Menggunakan Sampel Herbal untuk Penyakit Degeneratif Khususnya Penyakit Tulang dan Sendi serta Keganasan di Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi UGM dan RSUP Dr. Sardjito
DESY ARIESTIANI, Prof.Dr.Mae Sri Hartati W.,M.Si.Apt ; dr. Rustamaji M.Kes ; dr. Rul Afiyah Syarif, M.Kes
2015 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERLatar belakang: Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan mendorong penggunaan herbal untuk menjaga kesehatan dan mengobati penyakit. Badan POM menggolongkan sediaan herbal menjadi tiga golongan yaitu obat herbal terstandar, fitofarmaka, dan jamu. Masyarakat dalam penggunaan herbal sangat memerlukan dukungan hasil penelitian. Universitas sebagai pelaksana tri dharma perguruan tinggi civitas akademika yang melakukan penelitian. Hasil-hasil penelitian herbal di Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Farmasi (FA) UGM dan RSUP Dr. Sardjito (RSS) disimpan di perpustakaan. Bidang yang menjadi objek penelitian adalah penyakit degeneratif khususnya penyakit tulang dan sendi serta keganasan. Tujuan Penelitian: Melakukan karakterisasi manfaat tanaman herbal, mengklasifikasi, dan mengevaluasi manfaat tanaman herbal terbanyak untuk penyakit degeneratif khususnya penyakit tulang dan sendi serta keganasan di FK, FKG, FA UGM dan RSUP Dr. Sardjito. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan metode studi pustaka dari katalog perpustakaan, abstrak, naskah asli penelitian yang terdaftar dan dapat diakses di Perpustakaan (FK, FKG, FA) UGM dan RSS. Data yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, dikelompokkan kemudian dihitung frekuensinya. Tiga tanaman terbanyak, dievaluasi manfaatnya untuk penyakit degeneratif khususnya penyakit tulang dan sendi serta keganasan. Hasil: Tujuh puluh dua judul penelitian sampel herbal. Tiga puluh satu judul (43%) terdapat di FK UGM, empat puluh satu judul di FA UGM (57%). Tahap pengembangan obat herbal paling banyak dilakukan pada tahap in vitro. Preparasi herbal paling sering diteliti secara ekstraksi (55 judul). Tahun 2007 merupakan tahun dengan frekuensi penelitian paling banyak. Tanaman herbal yang sering diteliti adalah kunyit (Curcuma domestica Val.) yang memiliki efek anti-inflamasi sedangkan bunga pukul empat (Mirabilis jalapa L.) dan awar-awar (Ficus septica Burm F.) memiliki efek anti-kanker. Kesimpulan: C.domestica Val. memiliki efek anti-inflamasi melalui penghambatan siklooksigenase dan sebagai antioksidan. M.jalapa L. memiliki efek anti-kanker didasarkan pada kandungannya yaitu Ribosome-inactivating protein. Awar-awar (F. septica Burm F.) memiliki efek anti-kanker melalui aktivitas apoptosis sel dan meningkatkan aktivitas sitotoksik agen kemoterapi doxorubicin. Kata kunci: penelitian, tanaman herbal, penyakit degeneratif, osteoporosis, osteoartritis, artritis reumatoid, pirai gout, pseudogout artritis, kanker payudara, kanker serviks, kanker paru, kanker prostat, kanker kolorektal, kanker kulit,kanker mulut, kedokteran, kedokteran gigi, Farmasi, sardjito.
Background: Indonesian goverment through the ministry of health to encourage the use of herbs to maintance health and treat disease. POM classifies herbal preparations into three groups, namely standarized herbal medicine, fitofarmaka and herbs. People on use of herb are very needs support research result. The university as implementor of tri dharma perguruan tinggi civitas akademika conducting researchs. Herbal research result in the Faculty of Medicine (FK), Faculty of Dentistry (FKG), Faculty of Pharmacy (FA)) University of Gadjah Mada(UGM)and RSUP Dr. Sardjito (RSS) is stored in the library. Area that is the object of research is degenerative disease in particular bone and joint disease and cancer. Objective: To characterize benefits of herbs plants, classifiy, and evaluate the benefits of herb plants most of degenerative disease in particular bone and joint disease and cancer in FK, FKG, FA UGM and RSS. Methods: Study used literature from library catalogs, abstracts, original research manuscript are registrated and can be accessed at the library of (FK, FKG, FA) UGM dan RSS. The data according to the inclusion and exclusion criteria, grouped, and then calculated frequency. Three of the largest plants are then evaluated the benefits of degenerative disease in particular bone and joint disease and cancer. Result: Seventy-two (72) the result of studies criteria herbal title of the study sample. Thirty-one (31) title (43%) contained in the FK UGM, forty-one (41) title at the FA (57%). Dosage form most frequently studied is by extracted (55 title of the study). The most year research of herb plants is common 2007. Phase research is most herbal drug development carried out at the stage of in vitro. Herbs are often studied is the interest at four o'clock (Mirabilis jalapa L.) and awar-awar (Ficus septica Burm F.) which have anti-cancer effects and turmeric (Curcuma domestica Val.)which have anti-inflammatory effects. Conclusion: C.domestica Val have anti-inflamation effect through inhibition of cyclooxygenase and antioxidant. . M.jalapa L have anti-cancer effect because containts of Ribosome-inactivating protein. F. septica Burm F. have anti-cancer effect through activities of apoptosis cell and increases activity of citotoxic chemotherapy doxorubicin agent. Keywords: research, herbs, degenerative diseases, osteoporosis, osteoarthritis, rheumatoid arthritis, gout gout, pseudogout arthritis, breast cancer, cervical cancer, lung cancer, prostate cancer, colorectal cancer, skin cancer,mouth cancer, medicine, dentistry, pharmacy, Sardjito.
Kata Kunci : penelitian, tanaman herbal, penyakit degeneratif, osteoporosis, osteoartritis, artritis reumatoid, pirai gout, pseudogout artritis, kanker payudara, kanker serviks, kanker paru, kanker prostat, kanker kolorektal, kanker kulit,kanker mulut, kedokteran, k