Upaya Singapura dalam Sekuritisasi Isu Polusi Asap di Asia Tenggara
ANINDA KURNIA D, Atin Prabandari, M.A. (IR).
2016 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALPolusi asap lintas batas adalah fenomena tahunan di Asia Tenggara yang disebabkan oleh kebakaran lahan gambut secara masif. Polusi asap melintasi batas negara dan menjangkau beberapa negara di kawasan tersebut, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Dalam hal ini, Singapura bertindak sebagai aktor utama yang mencoba membawa isu ini sebagai isu keamanan regional. Sifat dasar environmentalisme yang dipegang oleh Singapura sejak kemerdekaannya mempengaruhi keprihatinan terhadap masalah lingkungan. Isu ini menjadi ancaman, tidak hanya bagi lingkungan, namun juga terhadap keamanan negara di kawasan. Makalah ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya Singapura dalam melakukan sekuritisasi isu polusi asap di kawasan Asia Tenggara dan sejauh apa usaha itu berjalan. Dengan menggunakan Teori Sekuritisasi oleh Barry Buzan, penulis percaya bahwa Singapura berupaya membuat isu polusi asap sebagai isu keamanan lingkungan di wilayah tersebut. Namun, prinsip ASEAN Way menghambat proses sekuritisasi tersebut, sehingga hanya sampai pada politisasi, dan mengakibatkan isu tersebut belum menjadi prioritas keamanan di kawasan. Kesimpulannya, terdapat perbedaan perspektif anatara negara di Asia Tenggara dalam melihat isu keamanan lingkungan sehingga membuat isu lingkungan yang berdampak pada keamanan manusia masih menjadi prioritas ketiga.
Transboundary haze pollution is an annual phenomenon in Southeast Asia which are caused by a massive peatland fire. The haze crossed over several countries in the region, including Indonesia, Singapore, Malaysia, and Thailand. In this regards, Singapore poses as a main actor to bring this issue forward as a regional problem since it has a concerns on environmentalism. This issue became a threat, not only for environment but also the states� security in the region. This paper aims to see how Singapore securitized haze issue and to what extend it happened. Using Barry Buzan�s Securitization Theory, this paper argues that Singapore is trying to make haze issue as an environmental security issue in the region. However, the principle of ASEAN Way hinders the securitization process, and causes it to be unsuccessful and being politicized only. In a conclusion, the gap of perspectives to see human security in ASEAN states are different, yet it also makes environmental issue still at the third priorities.
Kata Kunci : Polusi asap, sekuritisasi, Singapura, Asia Tenggara