Fasies dan Potensi Reservoar Pada Formasi Talang Akar Bagian Atas, Lapangan "AVA", Sub Cekungan Ardjuna, Cekungan Jawa Barat Utara
AKMAL VIDIA ANINDITA, Dr. Ir. Jarot Setyowiyoto, M.Sc.
2016 | Skripsi | S1 TEKNIK GEOLOGIPenelitian ini dilakukan di Lapangan "AVA" yang merupakan lapangan baru. Lapangan ini berada di Sub Cekungan Ardjuna, Cekungan Jawa Barat Utara bagian offshore. Penentuan fasies dan potensi reservoar pada interval Formasi Talang Akar Bagian Atas perlu dilakukan untuk mengetahui bagaimana persebaran reservoar dan jumlah cadangan hidrokarbonnya. Berbagai data yang diperlukan antara lain adalah data sumur yang meliputi core dan well log, data evaluasi formasi yang meliputi mud log, Drill Stem Test (DST), Repeat Formation Tester (RFT), dan analisis petrofisik, serta data seismik 3D. Penelitian ini dibantu oleh software dari PHE ONWJ berupa Openworks. Penelitian ini terdiri dari penentuan fasies beserta lingkungan pengendapannya, melakukan analisis sekuen stratigrafi, melakukan korelasi antarsumur, membuat peta-peta bawah permukaan, hingga perhitungan Original Oil In Place (OOIP). Fasies pada penelitian ini dapat dibagi menjadi tujuh fasies berbeda yang memperlihatkan perubahan lingkungan pengendapan delta plain ke delta front. Pada analisis sekuen stratigrafi yang dilakukan, didapatkan marker stratigrafi regional berupa Maximum Flooding Surface (MFS) yang melewati seluruh sumur penelitian sehingga korelasi antarsumur digantungkan pada marker MFS tersebut. Kemudian, didapatkan lapisan reservoar yang mengandung minyak bumi berupa reservoar zona 1 (Distributary Channel B) dan reservoar zona 2 (Mouth Bar) yang berarah barat laut - tenggara sehingga dilakukan pembuatan peta bawah permukaan di kedua zona tersebut. Pada akhirnya, perhitungan OOIP yang diperoleh memperlihatkan bahwa reservoar pada zona 1 memiliki cadangan minyak bumi yang lebih besar daripada zona 2.
This research is located in "AVA" field which is a new field. This field is located in Ardjuna Sub Basin, Offshore section in North West Java Basin. Determining facies and potential reservoir from Upper Talang Akar Formation is necessary to find out the distribution of reservoir and hydrocarbon reserves. The required data consist of well data that include core and well log, formation evaluation data that include mud log, Drill Stem Test (DST), Repeat Formation Tester (RFT), and petrophysical analysis, also 3D seismic data. This research also supported by Openworks software from PHE ONWJ. This research consist of determining facies and their depositional environment, analyzing the stratigraphy sequence, performing wells correlation, making subsurface maps, and calculating the Original Oil In Place (OOIP). Facies that obtained in this research can divided into seven different facies that represent depositional environment changing from delta plain into delta front. In the stratigraphy sequence analysis, a stratigraphy regional marker called Maximum Flooding Surface (MFS) is found passing through all wells in this research, so that the wells correlations are carried on by that MFS. Afterwards, obtained reservoirs that contain oil are zone 1 reservoir (Distributary Channel B) and zone 2 reservoir (Mouth Bar) that directed northwest - southeast, so that the subsurface mapping is done on both reservoir. In the end, the calculation of OOIP generates that the zone 1 reservoir has more oil reserves than the zone 2 reservoir.
Kata Kunci : Formasi Talang Akar Bagian Atas, penentuan fasies dan potensi reservoar, peta bawah permukaan, perhitungan OOIP.