ESTIMASI NILAI RIPITABILITAS BERAT LAHIR DAN BERAT SAPIH KAMBING PERANAKAN ETAWAH DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PEMBIBITAN TERNAK DAN HIJAUAN MAKANAN TERNAK MALANG, JAWA TIMUR
FATHURRAHMAN HAKIM, Prof. Dr. Ir. Sumadi, M.S.;Prof. Dr. Ir. Nono Ngadiyono, M.S.
2016 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai ripitabilitas berat lahir dan berat sapih Kambing Peranakan Etawah di Unit Pelaksana Teknis Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak (UPT PT dan HMT) Malang, Jawa Timur. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar acuan seleksi untuk perbaikan mutu genetik dan performan induk Kambing Peranakan Etawah di UPT PT dan HMT Malang, Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan mulai April 2016 sampai dengan Mei 2016. Estimasi nilai ripitabilitas dihitung dengan metode korelasi antar kelas dan dalam kelas. Estimasi nilai ripitabilitas berat lahir dengan metode korelasi antar kelas menggunakan data berat lahir dari 63 ekor induk dan 126 ekor cempe, sedangkan dengan metode korelasi dalam kelas menggunakan data berat lahir dari 14 ekor induk dan 42 ekor cempe. Estimasi ripitabilitas berat sapih dengan metode korelasi antar kelas menggunakan data berat lahir dari 11 ekor induk dan 22 ekor cempe. Data berat badan yang diperoleh diseragamkan terlebih dahulu dengan menggunakan faktor koreksi yaitu jenis kelamin, tipe kelahiran, dan paritas.Hasil estimasi nilai ripitabilitas berat lahir dengan metode korelasi antar kelas mencapai 0,15 ± 0,12, sedangkan dengan metode korelasi dalam kelas mencapai 0,15 ± 0,17. Estimasi nilai ripitabilitas berat sapih dengan metode korelasi antar kelas mencapai 0,40 ± 0,26. Hasil estimasi nilai ripitabilitas berat lahir dengan metode korelasi antar kelas dan dalam kelas tergolong sedang, sedangkan estimasi nilai ripitabilitas berat sapih menggunakan metode korelasi antar kelas tergolong tinggi.
The aimof this study was to estimate the repeatability for birth weight and weaning weight of Peranakan Etawah goat in Unit Pelaksana Teknis Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak (UPT PT dan HMT) Malang, East Java. The study was started on April until May. This study was expected to be used as one of the criteria for selection to improve the genetic quality and performance of Peranakan Etawah goatin UPT PT and HMT Malang, East Java. The repeatability estimationwas using intraclass and interclasscorrelation methods. The Repeatability estimation for birth weight using 63 ewes and 126 lambs was estimated by interclass correlation.The repeatability estimation for weaning weight using 14 ewes and 42 lambs was estimated by intraclass correlation, while the repeatability forweaning weight using 11 ewes and 22 lambswas estimated by intraclass correlation. Birth weight was corrected using correction factors, because the birth weight and weaning weight influenced by sex, type of birth and age of ewes.Repeatability estimation for birth weight using intercalss correlation method was 0.15 ± 0.12, whereas the intraclass correlation method was 0.15 ± 0.17. Repeatability for weaning weight using intraclass correlation method was 0.40 ± 0.26.The result suggested that repeatability estimation for birth weight using intraclass and interclass methods were in middle category. Furthermore, the repeatability estimation for weaning weight using intraclass correlation method was in high category.
Kata Kunci : Ripitabilitas, Kambing Peranakan Etawah, Berat Lahir, Berat Sapih