Evaluasi pengeluaran pemerintah daerah ditinjau dari proses penyusunan dan pengalokasian di kota Tangerang
YUSUF, M, Dr. Mardiasmo, MBA.,Akt
2001 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan mengevaluasi proses dan pengalokasian belanja Kota Tangerang. Variabel yang diamati adalah belanja rutin, belanja pembangunan, data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif APBD Kota Tangerang dari tahun 1994/19951999/2000 yang diperoleh dan Badan Keuangan dan Kekayaan Daerah, Badan Perencaan Daerah, DPRD dan Badan Pusat Statistik Kota Tangerang, di samping studi kepustakaan. Alat analisis yang digunakan Deskriptif Analisis dan Comparative Budget Statement (CBS), balk secara horisontal maupun vertikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyusunan anggaran Kota Tangerang pada periode penelitian dilakukan dengan top down approach dan bottom up approach. Penyusunan anggaran masih dominan arahan pemerintah atasan, Peran DPRD dalam proses penyusunan anggaran masih lemah dan belum terlibat sejak awal. Dari sisi pengalokasian, tidak termasuk angsuran hutang, subsidi, pengeluaran tidak termasuk bagian lain, belanja tidak tersangka dan urusan kas dan perhitungan untuk kelompok pelayanan aparatur 46,8% dan untuk kelompok pelayanan publik 53,2%. Secara vertikal anggaran rutin Iebih kecil dari anggaran pembangunan yaitu (41,3% : 58,7%), jika dibandingkan setelah dengan realisasi anggaran secara vertikal (41,5% : 58,5). Pengalokasian secara horisontal, antara perencanaan awal dengan realisasi anggaran secara absolut perencanaan awal Rp 85,103 Milyar atau 287,25% dengan rasio 3,87, realisasi yang diperoleh secara absolut Rp 106,083 Milyar atau 279,25% dengan rasio 3,79 antara perencanaan awal dengan realisasi ada selisih absolut Rp 21,015 Milyar
The goals of this research is to evaluate the process and the allocation of Tangerang City's spend. The variables we view are the routine spend and the development spend. While the data of the Tangerang City's APBD (the estimated budget of region of region income and expense} for the years 1994/1995-1999/2000, collected from the Region Wealth and Finance Body, Region Planning -Body, Region Parliament and Tangerang City's Statistical Body besides bibliographical study. The Analysis means used is the Descriptive Analysis and Comparative Budget Statement (CBS), either horisontally or vertically. The result of the reseach shows that the budget preparing process in Tangerang city has been done using 'Top down approach' system and `Bottom up approach' system. It seems that the top goverment guidance still plays an important role in preparing the budget, While the Region Parliament's is weak and not much involved in this case since in the beginning. Vieved from the allocation side, is not installment of credits, transfer of payment, emergency fund, the public service 53,2% and beurocratic service 46,8%, the routine spend is vertically less than the development spend with the ratio 41,3% : 58,7% compared to the vertical realization of . the spend (41,5% : 58,5%). The horizontal allocation between the earlier planning is Rp 85,013 billion or 287.25% with the ratio 3.87, and the-realization absolutely got is Rp 106.083 billion or 279.25%; so the absolute difference between the earlier planning and its realization is Rp 21.015 billion.
Kata Kunci : Pengeluaran Pemerintah,Penyusunan Anggaran