Laporkan Masalah

ANALISIS KETEPATAN PENGGUNAAN MODEL Z SCORE UNTUK MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN

ARGETRA HALLEINY, Singgih Wijayana, S.E., M.Sc., Ph.D.

2016 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk melihat ketepatan penggunaan Altman Z Score dalam memprediksi rasio-rasio keuangan perusahaan sebagai indikator potensi kebangkrutan perusahaan pada selama krisis 2008. Penelitian ini melihat konsistensi rasio-rasio keuangan perusahaan pada kelompok klasifikasi Altman Z Score. Penelitian ini menggunakan 42 perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007-2011. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Rasio-rasio keuangan yang digunakan adalah current ratio, quick ratio, debt ratio, debt to equity ratio, inventory turnover ratio, fixed-asset turnover ratio, return on common equity ratio, dan net profit margin. Setiap rasio keuangan dibagi menjadi tiga kelompok kemudian dilihat konsistensinya pada prediksi hasil Z Score selama 2007-2011. Hasil penelitian ini adalah perusahaan kelompok potensi kebangkrutan tinggi akan mengalami dampak yang lebih besar dibandingkan dengan perusahaan yang berada pada kelompok potensi kebangkrutan rendah selama krisis. Perusahaan yang berada pada kelompok potensi kebangkrutan tinggi akan lebih mengalami kesulitan keuangan dibandingkan dengan perusahaan pada kelompok potensi kebangkrutan rendah yang ditunjukkan dengan rasio-rasio keuangannya. Sebagian besar rasio-rasio keuangan perusahaan potensi kebangkrutan tinggi berada pada kelompok low dan sebaliknya. Altman Z Score juga menunjukkan fleksibilitas keuangan perusahaan. Perusahaan yang mempunyai fleksibilitas keuangan tinggi akan mempunyai dampak yang lebih kecil saat krisis.

This research aims to perceive the accuracy of Altman Z Score in predicting company financial ratios, as an indicator of distress of companies, coping with the 2008 global financial crisis. This study perceives the consistency of company financial ratios with Altman Z Score classification groups. This study uses 42 manufacturing companies, listed in Bursa Efek Indonesia during 2007-2011. This is qualitative descriptive research. This study uses current ratio, quick ratio, debt ratio, debt to equity ratio, inventory turnover ratio, fixed-asset turnover ratio, return on common equity ratio, and net profit margin as company financial ratios. Each ratio is divided into three groups and examined by its consistency with the result of Altman Z Score prediction during 2007-2011. The result of this study is high potential distressed companies have more impact than low potential distressed companies during crisis. High potential distressed companies are more financially distressed than low potential distressed companies shown by its financial ratios. Most of high potential distressed companies have ratios in low group and vice versa. Altman Z Score also demonstrates company financial flexibility. Firms with high financial flexibility suffer lower impact from the crisis.

Kata Kunci : Altman Z Score, rasio keuangan, fleksibilitas keuangan

  1. S1-2016-335673-abstract.pdf  
  2. S1-2016-335673-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-335673-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-335673-title.pdf