Laporkan Masalah

KASUS DAN SUB KATEGORI PENGISINYA DALAM CERPEN SYAMSYUUN AL-JABBABRU KARYA KAAMIL KAILANII : ANALISIS TATA BAHASA KASUS MODEL TARIGAN

MUHAMMAD ULIN NUHA, Arief Ma'nawi, S.S., M.Hum

2016 | Skripsi | S1 SASTRA ARAB

Penelitian ini mengkaji kasus dan sub kategori pengisinya dalam cerpen Syamsyuun al-Jabbaruu karya Kaamil Kailanii. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kasus dan sub kategori nomina yang memiliki kasus. Data penelitian ini berupa kalimat yang di dalamnya terdapat jumlah ber-musnad fiaal taam. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ialah metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan catat. Pada tahap analisis data, digunakanlah metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutan baca markah. Adapun pada tahap penyajian hasil analisis data digunakanlah metode informal. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan 9 macam kasus yang terdapat dalam objek material, yaitu (1) agentif, (2) benefaktif, (3) komitatif, (4) datif, (5) faktitif, (6) objektif, (7) ergatif, (8) instrumental, dan (9) lokatif. Preposisi penanda kasus dalam bahasa Arab, yaitu kasus benefaktif yakni laam, kasus datif yakni min, dan kasus instrumental yakni baa`. Sub kategori nomina yang dimiliki oleh kasus-kasus dalam bahasa Arab, yaitu (1) kasus agentif berupa ism alm, mausuuf, dan al-muqtarinu bi al, (2) kasus benefaktif berupa ism jins dan ism damiir baik munfasil atau muttasil, (3) kasus komitatif berupa ism alm, damiir, mausuuf, dan al-muqtarinu bi al, (4) kasus datif berupa mausuuf, ism alm, dan al-muqtarinu bi al, (5) kasus faktitif berupa mausuuf, dan al-muqtarinu bi al, (6) kasus objektif berupa ism alm, mausuuf, dan al-muqtarinu bi al, (7) kasus ergatif memiliki berupa ism alm, mausuuf, dan al-muqtarinu bi al, (8) kasus instrumental berupa mausuuf, dan al-muqtarinu bi al, dan (9) kasus lokatif berupa ism jins, dan al-muqtarinu bi al. Kata kunci : kasus, preposisi penanda kasus, dan sub kategori nomina

This research studies case anda its sub categories is with in the novel Syamsyuun al-Jabbaruu by Kaamil Kailanii. The purpose of this research is to describe case and sub categories noun which has case. This research data are sentences which contain jumlah with fial taam as its musnad. The data collected by observational method with tapping technique as basic technique and orthographic noting technique as advanced technique. While for the analysis, agih method with segmenting immediate constituents technique as basic technique and read-marker technique as advanced technique used by researcher. As for the method which for presenting the result of data analysis is informal. Based on the research, it is found that there are 9 kinds of case in the material object. The details are as follow : (1) agentive case, (2) benefactive case, (3) comitative case, (4) dative case, (5) factitive case, (6) objective case, (7) ergative case, (8) instrumental case, and (9) locative case. Prepositional marker for benefactive case is laam, dative case is min and instrumental case are baa`. Several sub categories noun known in Arabics cases, they are (1) agentive case in form of ism alm, mausuuf, and al-muqtarinu bi al, (2) benefactive case in form of ism jins and ism damiir (munfasil or muttasil), (3) comitative case in form of ism alm, damiir, mausuuf, and al-muqtaranu bi al, (4) dative case in form of mausuuf, ism alm, and al-muqtaranu bi al, (5) factitive case in form of mausuuf, and al-muqtaranu bi al, (6) objective case in form of ism alm, mausuuf, and al-muqtaranu bi al, (7) ergative case in form of ism alm, mausuuf, and al-muqtarinu bi al, (8) instrumental case in form of mausuuf, and al-muqtarinu bi al, and (9) locative case in form of ism jins, and al-muqtarinu bi al. Keywords : case, prepositional marker of case, and sub categories noun

Kata Kunci : kasus, preposisi penanda kasus, dan sub kategori nomina