Kesejahteraan Subjektif pada Mahasiswa Luar Daerah Ditinjau dari Kecenderungan Ekstraversi dan Dukungan Sosial
CINDI MEIDIANA GUSTIA, Muhana Sofiati Utami, Dra., M.S., Psi.
2016 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIKesejahteraan subjektif menjadi hal yang penting bagi kehidupan manusia karena secara tidak langsung mengindikasikan kebahagiaan hidup seseorang, tidak terkecuali pada mahasiswa yang berasal dari luar daerah. Kesejahteraan subjektif seorang mahasiswa luar daerah dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kecenderungan ekstraversi dan dukungan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empirik kesejahteraan subjektif pada mahasiswa luar daerah ditinjau dari kecenderungan ekstraversi dan dukungan sosial. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kesejahteraan subjektif yang diukur dengan menggunakan Skala SWLS dan PANAS yang telah dimodifikasi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kecenderungan ekstraversi yang diukur dengan menggunakan Skala Kecenderungan Ekstraversi, serta dukungan sosial yang diukur dengan menggunakan Skala Dukungan Sosial. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa luar daerah yang sedang aktif di perkuliahan strata satu (S1) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah kecenderungan ekstraversi dan dukungan sosial berperan secara positif terhadap kesejahteraan subjektif pada mahasiswa luar daerah. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode regresi berganda yang hasilnya menunjukkan bahwa kecenderungan ekstraversi dan dukungan sosial berperan secara positif dan signifikan terhadap kesejahteraan subjektif pada mahasiswa luar daerah (R2=0,563, F(2,57)=36,712, p<0,01), sehingga hipotesis penelitian dapat diterima. Kecenderungan ekstraversi dan dukungan sosial berperan secara signifikan terhadap kesejahteraan subjektif (B=0,476, p<0,01), dengan sumbangan efektif sebesar 32,6%. Sementara itu, dukungan sosial berperan secara signifikan terhadap kesejahteraan subjektif (B=0,372, p<0,01), dengan sumbangan efektif sebesar 23,7%.
Subjective well-being is important for human life because it indicates the happiness of one's life, including a college student who comes from outside the region. Subjective well-being of a college student from outside the region may be affected by several factors, including the extraversion tendencies and social support. The purpose of this research was to empirically examine subjective well-being of college students from outside the region as predicted by extraversion tendencies and social support. The dependent variable in this research was subjective well-being measured by using modified SWLS and PANAS scale. The independent variables in this research were extraversion tendencies measured using Extraversion Tendencies Scale and social support measured using Social Support Scale. The subjects of this research were undergraduate college students from outside the region in the Faculty of Psychology UGM. The hypothesis was that extraversion tendencies and social support contribute positively to the subjective well-being of college stundents from outside the region. The data obtained in this research is analyzed using multiple regression analysis. The result showed that extraversion tendencies and social support contribute positively and significantly to the subjective well-being of college stundents from outside the region (R2=0,563, F(2,57)=36,712, p<0,01). Thus, the hypothesis was accepted. Extraversion tendencies contributes significantly to the subjective well-being (B=0,476, p<0,01). The effective contribution of extraversion tendencies towards subjective well-being is 32,6%. Meanwhile, social support contributes significantly to the subjective well-being (B=0,372, p<0,01). The effective contribution of social support towards subjective well-being is 23,7%.
Kata Kunci : ekstraversi, dukungan sosial, kesejahteraan subjektif, mahasiswa luar daerah