Estimasi Nilai Heritabilitas Bobot Lahir dan Bobot Sapih Kambing Boerka (F1) di Loka Penelitian Kambing Potong Sei Putih, Deli Serdang
RESTI YULIANA R, Tety Hartatik, S.Pt., Ph.D; Tri Satya Mastuti Widi, S.Pt., MP., M.Sc., Ph.D
2016 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANINTISARI Penelitian dilakukan di Loka Penelitian Sei Putih Deli Serdang bertujuan untuk mengetahui estimasi nilai heritabilitas kambing Boerka berdasarkan bobot lahir dan bobot sapih. Materi yang digunakan dalam penelitian yakni catatan produksi kambing Boerka (F1) dengan variabel yang diamati bobot lahir dan bobot sapih kambing Boerka kelahiran 2013 hingga 2015. Data yang diperoleh dikoreksi berdasarkan jenis kelamin, tipe kelahiran, dan paritas, kemudian dianalisis menggunakan metode saudara tiri sebapak dengan Rancangan Acak Lengkap pola searah, 125 data untuk bobot lahir dan 87 data bobot sapih, sedangkan metode saudara kandung dengan Rancangan Acak Lengkap pola tersarang dengan 86 data bobot lahir dan 35 bobot sapih. Hasil estimasi nilai heritabilitas bobot lahir dan bobot sapihdengan metode saudara tiri sebapak masing-masing 0,32±0,36 dan 0,43±0,49, sedangkan heritabilitas bobot lahir dengan metode saudara kandung 0,69±0,63 dari keturunan pejantan, 0,62±0,44 dari keturunan pejantan dan induk, dan 0,56±0,18 dari keturunan induk. Estimasi nilai heritabilitas bobot sapih dengan metode saudara kandung 0,26±0,51 dari keturunan pejantan,0,45±0,89 dari keturunan pejantan dan induk, dan 0,64±1,98 dari keturunan induk. Hasil estimasi nilai heritabilitas bobot lahir termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan estimasi nilai heritabilitas bobot sapih dalam kategori sedang hingga tinggi.
ABSTRACT The crossing between Boer and Kacang goats resulting Boerka, were expected to having better productivity than their parents. Estimation of heritability, one of quantitative genetic selection, can be used to increase productivity. The study was conducted at the Loka penelitian Kambing Potong Sei Putih, Deli Serdang, aimed to determine the value of Boerka goat heritability estimation based on birth and weaning weights. The material used in this research were birth and weaning weights data of Boerka goat (F1). The data were corrected by sex, type of birth, and parity, then analyzed by using siblings method with a Completely Randomized Nested Design Pattern. Heritability estimation used68 birth weight and 26 weaning weight data. The results showedthat birth weight heritability values were 0.66±0.65 from sire, 0.79± 0.39 from sire and dam, and 0.91±0.42 from dam. The weaning weight heritability value were 0.11 ± 0.58 from sire, 0.18 ± 1.00 from sire and dam, and 0.25 ± 2.98 from dam. It was concluded that the heritability estimation of birth weight were high category, while the heritability estimation of weaning weight were in the medium category.
Kata Kunci : Kambing Boerka, Bobot Lahir, Bobot Sapih, Estimasi Heritabilitas/Boerka Goat, Birth Weight, Weaning Weight, HeritabilityEstimation