ANALISIS PENGARUH PDB PER KAPITA TERHADAP REMITANSI Studi Kasus ASEAN-7 Periode 1990-2014
FERDYANI YULIA ATIKAPUTRI, Diny Ghuzini, S.E., M.Ec., Ph.D.
2016 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIRemitansi menjadi sumber pendanaan eksternal yang penting bagi ASEAN karena emigran mengirimkan pendapatannya secara berkelanjutan pada kerabat di rumah. Walaupun begitu pengaruh dari kondisi perekonomian ASEAN-7 terhadap aliran masuk remitansi ke kawasan belum teridentifikasi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hal tersebut dengan menggunakan data panel tidak berimbang dari tujuh negara di ASEAN. Hasil penelitian yang menggunakan random effect model ini mengindikasikan bahwa selisih pendapatan domestik bruto (PDB) per kapita berhubungan positif dan signifikan terhadap aliran masuk remitansi. Adapun variabel-variabel penjelas lainnya seperti inflasi, pembangunan sektor keuangan, serta angka ketergantungan juga berhubungan positif dan signifikan dengan variabel terikatnya. Walaupun begitu satu variabel independen lainnya yaitu suku bunga diferensial memiliki hasil tidak signifikan. Selanjutnya, penelitian ini menyarankan agar dilakukan pengembangan sistem di sektor keuangan yang diikuti dengan penguatan regulasi mengenai proses pengiriman uang. Hal ini mengingat tingginya aliran masuk remitansi ke ASEAN-7 namun kondisi pasar remitansi ASEAN-7 masih memiliki kualitas yang beragam.
As migrants in ASEAN-7 countries send income to relatives at home continuously, remittance have become an important source of foreign earnings. However, determinants of remittance inflow to the region remain unidentified. This paper examines the macroeconomic determinants of remittance inflow using an unbalance panel data of seven economies in the region. Using random effect estimation method the results show that gross domestic product (GDP) per capita are positive and statistically significant. Other variables consist of inflation, financial development, and age dependency ratio are also positive and statistically significant yet interest rate differential is statistically insignificant. Furthermore the results suggest that ASEAN-7 urgently needs a development for remittance transfer system and financial sector due to the diverse remittance market of ASEAN-7.
Kata Kunci : remittance, GDP per capita, ASEAN, ASEAN-7