Laporkan Masalah

ANALISIS BIAYA PRODUKSI DAUN KAYU PUTIH DI UNIT USAHA GAMA GIRI MANDIRI KABUPATEN BANTUL

YUNITA DWI AMELIA, Slamet Riyanto, S.Hut.,M.Si

2016 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Minyak kayu putih merupakan salah satu sumber pendapatan utama Unit Usaha Gama Giri Mandiri. Suplai bahan baku penyulingan diperoleh dari tanaman kayu putih yang dikelola sendiri oleh Gama Giri Mandiri. Pengusahaan tanaman kayu putih di Gama Giri Mandiri memiliki potensi produktivitas tahunan yang cukup tinggi yaitu sebesar 3,97 ton/hektar. Harga daun kayu putih selama ini hanya dinilai berdasarkan upah pemetikan dan pengangkutan saja tanpa menghitung biaya produksi daun kayu putih lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya per satuan hasil (Rp/Kg) daun kayu putih untuk menentukan harga dasar bahan baku daun kayu putih yang digunakan untuk penyulingan. Penelitian ini menggunakan metode analisis full costing yaitu dengan mengakumulasi seluruh biaya tetap dan biaya variabel yang dikeluarkan dari awal kegiatan penanaman sampai kegiatan pemetikan daun kayu putih. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan secara observasi langsung, wawancara, dan pemanfaatan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi daun kayu putih sebesar Rp 166.690.876,86/hektar/daur. Biaya produksi daun kayu putih per satuan hasil sebesar Rp 1.024,05/kg dengan potensi produksi daun sebanyak 3.97 ton/hektar/tahun. Biaya produksi daun kayu putih apabila dinilai saat ini (present value) sebesar Rp 519,04/kg.

Cajeput oil is one of main source of income of Gama Giri Mandiri. The supply of raw materials obtained from the eucalyptus forest that has been managed by Gama Giri Mandiri. Cultivation of eucalyptus in Gama Giri Mandiri has quite high annual productivity as much as 3.97 tonnes/hectare. Eucalyptus leaves price only accounted on the basis of picking and transporting cost without counting the other cost of eucalyptus leaves production. This study aims to determine the unit cost (Rp/Kg) of eucalyptus leaves to determine the base price of raw material eucalyptus leaves which is used for distillation. This study used the full costing analysis to accumulate the entire costs of fixed cost and variable cost incurred from the start planting activities until harvesting the eucalyptus leaves. The data of this study collected from observation, interviews, and secondary data. The study results showed that total production cost of eucalyptus leaves is Rp 166,690,876.86/hectare/rotation. Unit cost of eucalyptus leaves is Rp 1,024.05/kg based on the annual average production 3.97 tonnes/hectare/year. The present value of unit cost of eucalyptus leaves is Rp 519.04/kg.

Kata Kunci : Daun kayu putih, biaya produksi, full costing