PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN TEPIAN SUNGAI BENGAWAN SOLO YANG ANTISIPATIF TERHADAP FENOMENA BANJIR GENANGAN
M TAUFIK ARIFIN, DR. Ir. Ahmad Sarwadi, M.Eng
2016 | Tesis | S2 Teknik ArsitekturDengan laju pertumbuhan yang pesat dan tingkat ekonomi yang meningkat maka timbul kawasan �¢ï¿½ï¿½ kawasan permukiman baru yang tidak sesuai dengan peruntukkan lahan. Kawasan permukiman bantaran sungai berkembang menjadi kawasan kumuh yang berakibat timbulnya degradasi lingkungan secara ekologis, keruangan maupun visual. Sebagai contoh adalah konversi lahan bantaran sungai berubah menjadi kawasan pemukiman dan industri karena terbatasnya lahan pusat kota dan naiknya harga lahan. Salah satu kawasan permukiman yang rutin mengalami masalah banjir yaitu Kawasan Tepian Sungai Bengawan Solo. Genangan air yang ada didukung dengan adanya sistem drainase yang tidak baik maka air semakin lama menggenang. Terdapat beberapa penyebab banjir pada kawasan ini seperti berkurangnya daerah resapan, dimensi saluran drainase yang tidak sesuai dengan perhitungan, dan kurangnya tata vegetasi pada kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) permasalahan utama kawasan permukiman terkait masalah banjir, (2) mengetahui lebih dalam komponen apa saja yang dapat mempengaruhi masalah banjir dan (3) memberikan arahan desain untuk mengatasi masalah banjir pada Kawasan Tepian Sungai Bengawan Solo. Metode yang dilakukan yaitu dengan mengetahui permasalahan utama penyebab banjir kawasan kemudian dianalisis agar mendapatkan solusi yang tepat. Setelah itu dibuat model penataan permukiman yang dapat mengurangi atau menghilangkan genangan air yang ada.
With the rapid growth rate and economic level increases, raised the region - the new settlement areas that are not in accordance with the distribution of land. Residential area along the river evolved into slums that result in the emergence of ecological degradation of the environment, spatial or visual. An example is the conversion of land along the river turned into a residential and industrial area because of the limited land downtown and rising land prices. One of the residential area that regularly experience flooding problems which Bengawan Solo Riverside Region. Flood supported by the drainage system is not good then the longer the water stagnant. There are several causes of floods in the region such as reductions in catchment areas, drainage channel dimensions are not in accordance with the calculations, and the lack of vegetation in the area of governance. This study aims to determine (1) the main issues related to the problem of flooding residential areas, (2) to know more deeply what components can affect the flooding problem and (3) provide design direction to overcome the problem of flooding in the Bengawan Solo Riverside Region. The method used is to determine the main problems causing flooding area is then analyzed in order to get the right solution. After it was made a model settlements that can reduce or eliminate the flood.
Kata Kunci : kawasan tepian sungai bengawan solo, genangan, drainase