Laporkan Masalah

PENGARUH PENDIDIKAN STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK PADA IBU TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 12-24 BULAN di Wilayah Kerja Puskesmas Purworejo Kabupaten Purworejo

NIDATUL KHOFIYAH, Dr.Dra. Indria Laksmi Gamayanti, Psi,M.Si; Prof.dr. Mohammad Hakimi,SpOG(K),PhD

2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Cakupan deteksi dini perkembangan anak yang masih rendah secara tidak langsung berdampak pada pembentukan kualitas SDM yang optimal. Orang tua sebagai pengasuh utama banyak yang belum mengetahui tentang stimulasi perkembangan sebagai salah satu kunci keberhasilan perkembangan anak. Tujuan: Untuk mengetahui apakah pemberian pendidikan stimulasi perkembangan anak pada ibu dapat meningkatkan perkembangan anak usia 12-24 bulan. Metode: Penelitian quasi ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Purworejo. Sampel adalah ibu yang memiliki anak usia 12-24 bulan, dibagi dalam dua kelompok, kelompok intervensi diberikan pendidikan stimulasi dan kelompok kontrol tidak diberikan. Sampel yang diambil sejumlah 30 ditambah 10% menggunakan Cluster Random Sampling. Follow up dilakukan 6 minggu untuk melihat perubahan skor perkembangan. Analisis data melalui 3 tahap, yaitu: univariabel menggunakan distribusi frekuensi dan mean; bivariabel menggunakan uji t-test; dan multivariabel menggunakan regresi linear dengan CI 95% dan p=0.05. Hasil: Ada perbedaan rerata peningkatan skor perkembangan kognitif anak yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p-value=0.03). Namun untuk perkembangan bahasa dan motorik anak tidak ada perbedaan rerata peningkatan skor antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p-value=0,59 dan p=0,95) bahkan setelah mempertimbangkan variabel luar. Kesimpulan: Pendidikan stimulasi perkembangan pada ibu berpengaruh terhadap peningkatan skor perkembangan kognitif anak tetapi tidak berpengaruh secara statistik terhadap peningkatan skor perkembangan bahasa dan motorik anak. Saran yang diberikan adalah memberikan pendidikan pada ibu secara rutin tentang perkembangan yang baik dan terarah dan mengadakan pelatihan untuk kader tentang stimulasi dan deteksi dini perkembangan anak.

Background: Early detection coverage of child development which is still low affects the optimum human resources formation indirectly. Parents as the main caretaker mostly have lack of knowledge about development stimulation as the main key of child development. Objetive: The study is to investigate the influence of child development stimulation education in mothers over 12-24 months old child development. Methods: The quasi design of study was implemented at Purworejo Primary Health Centre. The samples were mothers who have 12 - 24 months old child and were divided into 2 groups: intervention group (with intervention) and control group (without intervention). The samples were taken as many as 30 samples with 10% additional samples which were taken using Cluster Random Sampling. The follow up was performed in 6 weeks to observe the development score change. The data analysis was done through 3 steps: univariable by using frequency distribution and mean; bivariable by using t-test; and multivariable by using linear regression with 95%CI and p = 0,05. Results: There were differences of the mean increase in children and cognitive development scores significantly between the intervention group and the control group (p-value = 0:03). Meanwhile, there were no differences of the mean increase in the children's language and motor development scores between the intervention group and the control group (p-value = 0.59 and p = 0.95) after considering external variable. Conclusion: The education of developmental stimulation affected on the increase of children's cognitive development scores, but statistically, that was not effected on the increase of children's language and motor development scores. It is suggested to give routine education for mothers on good and guided development and to create training for cadres about stimulation and early detection of child development.

Kata Kunci : Pendidikan, stimulasi, perkembangan anak, quasi, Education, stimulation, child development, quasi

  1. S2-2016-353085-abstract.pdf  
  2. S2-2016-353085-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-353085-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-353085-title.pdf