Laporkan Masalah

PERANAN UNRWA DALAM PENANGANAN PENGUNGSI PALESTINA DI LEBANON DILIHAT DARI PERSPEKTIF KEAMANAN MANUSIA

ELNA SUSANTA M., TITIK FIRAWATI, MA

2016 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

ABSTRAK Penelitian ini membahas peranan UNRWA sebagai salah satu organisasi internasioal yang secara khusus menangani para pengungsi Palestina yang berada di wilayah Negara Lebaon. penelitian difokuskan untuk mendeskripsikan kinerja UNRWA dalam menangani masalah pengungsi Palestina. Gambaran tentang kinerja UNRWA ini dapat menyajikan bidang-bidang yang telah dicapai dengan optimal dan bidang-bidang yang belum optimal dilihat dari komponen-komponen human security. Dilihat dari aspek-aspek human security, berlarut-larutnya masalah di pengungsi Palestina di Lebanon menunjukkan masih banyaknya masalah yang terjadi meskipun UNRWA tetap hadir dan dibutuhkan oleh pengungsi Palestina. Penelitian ini melihat kinerja UNRWA dalam menangani pengungsi Palestina di Lebanon dari tahun 2007 hingga tahun 2014 guna mendapatkan standar kehidupan yang cukup layak dan sejahtera. Aspek-aspek human security digunakan untuk mengukur kinerja UNRWA sehingga dapat digambarkan sejauh mana kinerja yang telah optimal dan mana bidang yang belum dikerjakan secara optimal. Dalam Human Development Report 1994, keamanan manusia terdiri dari tujuh elemen penting yaitu: 1) keamanan ekonomi, 2) Keamanan pangan, 3) Keamanan kesehatan, 4) Keamanan lingkungan, 5) Keamanan individual, 6) Keamanan sosial, 7) Keamanan Politik terkait perlindungan terhadap kebebasan hak asasi manusia. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa peranan UNRWA dalam menangani masalah pengungsi Palestina di Lebanon telah menunjukkan adanya kinerja yang belum optimal dan kinerja yang sudah optimal dilihat dari dimensi-dimensi human security khususnya ketahanan keamanan pangan, kesehatan dan ekonomi. Berdasarkan analisa penulis tentang kondisi pengungsi Palestina di Lebanon serta bagaimana peran UNRWA dalam mengatasi permasalahan tersebut Kata kunci: pengungsi Palestina, UNRWA, keamanan manusia

ABSTRACT This study discusses the role of UNRWA as one of the international organizations that deal specifically with the Palestinian refugees residing in the territory of Lebaon . Research is focused to describe the performance of UNRWA in addressing the issue of Palestinian refugees. An overview of the performance of UNRWA is able to present the areas that have been achieved with optimal and fields that have not been optimal views of the components of human security. Judging from the aspects of human security , protracted Palestinian refugee issue in Lebanon shows there are still many problems that occur in spite of UNRWA still present and are needed by the Palestinian refugees . The research looked at the performance of UNRWA to Palestinian refugees in Lebanon from 2007 to 2014 in order to get a fairly decent standard of living and prosperity. Aspects of human security is used to measure the performance of UNRWA so that it can be described the extent to which performance has been optimized and which fields have not worked optimally. In the Human Development Report 1994, human security consists of seven essential elements: 1) the economic security, 2) Food security, 3) Security health, 4) Security environment, 5) Security individually, 6) Social security, 7) of the Political Security Related protection of the freedom of human rights. The results obtained that the role of UNRWA in addressing the issue of Palestinian refugees in Lebanon have demonstrated their performance is not optimal and optimal performance that has been seen from the dimensions of human security, especially resilience of food safety, health and the economy. Based on the analysis of the author about the conditions of Palestinian refugees in Lebanon as well as the role of UNRWA in addressing the issue Keywords : Palestinian refugees , UNRWA , human security

Kata Kunci : pengungsi Palestina, UNRWA, keamanan manusia

  1. S2-2016-340249-abstract.pdf  
  2. S2-2016-340249-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-340249-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-340249-title.pdf