Laporkan Masalah

Analisis kemungkinan penggunaan infrastruktur kota sebagai instrumen pengelolaan pengembangan wilayah di Kota Purwokerto

RIFADLIE, Muhammad Luthfi, Ir. Kawik Sugiana, M.Eng.,PhD

2002 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Penelitian ini berjudul Analisis Kemungkinan Penggunaan Infrastruktur Kota Sebagai Instrumen Pengelolaan Pengembangan Wilayah di Kota Purwokerto. Latar belakang dan penelitian ini adalah untuk melihat kemungkinan penggunaan infrastruktur kota dalam pengelolaan pengembangan wilayah perkotaan di Kota Purwokerto pada tahun 1990 — 2000. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui faktor-faktor apakah yang mempengaruhi pemilihan tempat tinggal dan perkembangan wilayah selama tahun 1990-2000 di Kota Purwokerto; (2) mengetahui seberapa besar infrastruktur kota mempengaruhi perkembangan wilayah di Kota Purwokerto. Penelitian ini dilakukan pada lima wilayah amatan di Kota Purwokerto yaitu Blok I (Kelurahan Purwonegoro Kecamatan Purwokerto Utara), Blok II (Kelurahan Rejosari dan Kelurahan Pasir Kidul Kecamatan Purwokerto Barat), Blok III (Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Karang Pucung Kecamatan Purwokerto Selatan), Blok IV (Kelurahan Teluk dan Kelurahan Karang Klesem Kecamatan Purwokerto Selatan dan Blok V (Kelurahan Mersi Kecamatan Purwokerto Timur. Materi penelitian berupa (1) data primer adalah kepala rumah tangga yang diperoleh dengan menggunakan wawancara dan kuisioner; (2) Pengamatan fisik di lapangan selama tahun 1990 — 2000 dengan tujuan untuk mengetahui perubahan lahan terbangun. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan non random sampling dengan teknik quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 kepala keluarga masing-masing 20 kepala keluarga pada lima wilayah amatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) faktor pokok yang mempengaruhi pemilihan tempat tinggal pada lima lokasi amatan adalah ketersediaan jaringan jalan, jaringan air dan jaringan listrik; (2) Hasil ini diperkuat dengan observasi selama tahun 1990 — 2000 dimana ketersediaan jaringan jalan, jaringan air dan jaringan listrik sangat mempengaruhi perkembangan wilayah. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah Pemerintah Kota harus menyusun suatu perencanaan dengan menggunakan infrastruktur kota sebagai instrumen pengelolaan pengembangan wilayah perkotaan. Upaya ini dilakukan untuk memudahkan pengembangan wilayah perkotaan yang terencana.

The research entitled The Application of Urban Infrastructure as the Instrument for the Management of Purwokerto's Spatial Growth functioned to study the feasibility of utilizing urban infrastructure as the instrument to manage and direct Purwokerto's urban growth and development from the year 1990-2000. The research goals were, among others: (1) to identify factors influencing the choice of Purwokerto's residential locations and the choice for spatial development from 1990-2000, and (2) to study the extent of impact urban infrastructure had on Purwokerto's urban development. The research covered five different spatial locations within the city of Purwokerto, namely Block I (North Purwokerto District, Purwonegoro Area (Kelurahan Purwonegoro)), Block 11 (West Purwokerto District, Rejosari and Pasir Kidul Area (Kelurahan Rejosari & Kelurahan Pasir Kidul)), Block III (Sourth Purwokerto District, Tanjung and Karang Pucung Area (Kelurahan Tanjung & Kelurahan Karang Pucung)), Block IV (South Purwokerto District, Teluk & Karang Klasem Area (Kelurahan Teluk & Kelurahan Karang Klasem)), and Block V (East Purwokerto District, Mersi Area (Kelurahan Mersi)). Data analysis was performed through: (1) primary data gathered from interviews and questionnaires given to the heads of the families present in the locations, (2) field observations from the year 1990-2000, aiming to understand the land use conversion pattern taking place within the vicinity. Selected samples were chosen using the non-random sampling method, emphasizing the quarto sampling technique. The total number of samples amounted to 100 family heads, with 20 family heads selected from each of the five chosen districts. Research results showed: (1) important factors influencing the choice of residential areas include the presence of road networks and the presence of water supply and electrical networks, (2) within the ten year period (from 1990-2000) the presence of road networks and the presence of water supply and electrical networks had had a dominating influence on the area's spatial development patterns. Recommendations stemming from the research include the design and implementation of local government planning through the use of infrastructure for the management of spatial growth and development. In order to facilitate an orderly-planned urban spatial development, infrastructure-based planning should be conducted

Kata Kunci : Pengembangan Wilayah,Infrastruktur Kota, planned urban spatial development


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.