Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Usaha Pupuk Organik Kabupaten Jepara
PUJI AKHIROH, Prof. Dr. Ir. Masyhuri
2016 | Tesis | S2 MANAJEMEN AGRIBISNISPerekonomian Kabupaten Jepara terdiri dari tiga pilar utama yaitu industri, perdagangan dan pertanian. Perkembangan dinamis dari ketiga sektor ini akan menjadi hal utama yang akan diperhatiakan oleh pemerintah Kabupaten Jepara. Pilar utama yang menyangga perekonomian Kabupaten Jepara pada tahun 2013 adalah tetap sektor industri dengan nilai kontribusi 26,56%. Industri utama di kabupaten Jepara adalah furniture dan ukiran kayu. Selain itu, industri lain di Kabupaten Jepara adalah tenun, garmen, makanan, rokok, genteng, dan lain-lain. Pada tahun 2013 sektor industri tumbuh sebanyak 5, 25%, lebih rendah dari tahun sebelumnyayang tumbuh sebesar 6,25%. Pertumbuhan yang cepat sektor induatri di Kabupaten Jepara diharapkan dapat mendorong petani untuk memasuki sektor induatri. Petani memsuki dunia industri memalui UPPO yang dimulai dari industri kecil yang akan berkembang pesat seperti indutri lain di Kabupaten Jepara. Pemerintah Daerah Kabupaten Jepara memberi dukungan untuk perkembangan industri di Kabupaten Jepara. Setiap tahun pemerintah Kabupaten Jepara menerbitkan buku profil Jepara yang digunakan sebagai pedoman serta menarik kedatangan investor baik lokal maupun asing untuk menanamkan modal di Kabupaten Jepara. Responden dari penelitian ini adalah kelompok tani yang mendapat bantuan UPPO serta pemangku kepentingan usaha pupuk organik. Metode dari penelitian ini adalah analisis kelayakan finansial dan analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini adalah untuk analisis kelayakan finansial yaitu layak melalui NPV dengan rata-rata sebesar Rp. 14.767.905,57, IRR dengan rata-rata 20,90% dan BCR dengan rata-rata 1,06. Hasil dari analisis SWOT adalah strategi SO dengan pengembangan sarana produksi dengan mendapat bantuan dari pemerintah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan pembimbingan, penyuluhan dan pelatihan.
Jepara regency economy is driven by three main pillars such as industry, trade and agriculture. Dynamics in these three sectors will be instrumental in the development of Jepara economic activities. A pillar of the Jepara economy in 2013 are still based on the industry sector, by contributing an added value of 26,56%. The main industrial types of Jepara is the furniture and wood carving. While other industries are weaving, garment, food, cigarettes, tiles / bricks, etc. In 2013 the industrial sector grew by 5.25%, slightly lower than the previous year's growth of 6.25%. Rapid industrial growth in Jepara regency is expected to encourage farmers to plunge in the industrial world. Industrial farmers do through UPPO will start from households and industry is expected to grow as other industries in Jepara is becoming a huge industry. Local Government support is felt for the industrial development of Jepara. Regulations and investment incentives, as well as regularly in one year Jepara Regency Government publish Jepara Profile Books a widely disseminated to attract investors both domestically and abroad. The materials of this research are farmers comunity who got UPPO program and stekeholder of organic fertilizer business. Methods of this research are financial feasibility analysisi and SWOT analysis. The result of this research for financial feasibility analysis NPV average Rp. 14.767.905,47, IRR average 20,90 %, BCR average 1,06, this business is feasible. The result od SWOT analysisi is SO strategy optimize production through the development of production facilities that are expected to get help from the government and improve product quality and human resources through counseling, mentoring and training.
Kata Kunci : pupuk organik, pengembangan, analisis kelayakan financial, strategi, analisis SWOT