Laporkan Masalah

Tata Kelola Korporat dan Karakteristik Perusahaan dalam Praktik Pengungkapan Risiko pada Perusahaan Nonkeuangan Indonesia

ARFAN AMRIN, Fu'ad Rakhman, M.Sc., Ph.D

2016 | Tesis | S2 Sains Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara tata kelola korporat dan karaketeristik perusahaan dengan pengungkapan risiko perusahaan. Tata kelola korporat diproksikan dengan latar belakang pendidikan/keahlian direksi utama, ukuran komite audit, frekuensi rapat komite audit, keberadaan komite pemantau/manajemen risiko, dan kualitas auditor eksternal. Karaketeristik perusahaan diproksikan dengan status dan umur perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014. Purposive sampling digunakan dengan total sampel 312 perusahaan nonkeuangan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil pengujian menunjukkan variabel tata kelola perusahaan yang memiliki hubungan dan signifikan dengan pengungkapan risiko perusahaan meliputi ukuran komite audit, keberadaan komite pemantau/manajemen risiko dan kualitas auditor eksternal; variabel lainnya yaitu latar belakang pendidikan/keahlian direksi utama dan frekuensi rapat komite audit tidak berhubungan signifikan dengan pengungkapan risiko perusahaan. Variabel karakteristik perusahaan yaitu status perusahaan tidak berhubungan signifikan dengan pengungkapan risiko perusahaan; dan umur perusahaan berhubungan negatif dan signifikan dengan pengungkapan risiko perusahaan.

This study aims to examine the relationship between corporate governance and firm characteristics with corporate risk disclosure. Corporate governance in this research proxied by educational background/expertise of president directors, audit committee size, frequency of audit committee meetings, existence of risk monitoring/management committee, and external auditor quality. Firm characteristics proxied by firm status and firm age. The populations in this study are nonfinancial companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014. Purposive sampling used with a total sample of 312 nonfinancial companies. Data analysis method used is multiple regression analysis. Test results show that the variable corporate governance have associated and significantly with the corporate risk disclosure includes audit committee size, risk monitoring/management committee and external auditor quality; other variables, like the educational background/expertise of president director and frequency of audit committee meetings is not significantly associated with risk disclosure. The firm characteristics variabel that firm status is not significantly associated with corporate risk disclosure; and firm age is negatively and significantly associated with the corporate risk disclosure.

Kata Kunci : tata kelola korporat, karakteristik perusahaan, pengungkapan risiko, laporan tahunan, perusahaan nonkeuangan

  1. S2-2016-372614-abstract.pdf  
  2. S2-2016-372614-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-372614-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-372614-title.pdf