Laporkan Masalah

Desain Penyusunan Analisis Standar Belanja Untuk Eks Belanja Rutin Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Studi Pada Pemerintah Kota Magelang

Aris Sugiyanto, Prof. Dr. Abdul Halim, MBA., Ak., CA.

2016 | Tesis | S2 Akuntansi

Penyusunan anggaran berdasarkan prestasi kerja dilakukan berdasarkan capaian kinerja, indikator kinerja, analisis standar belanja (ASB), standar satuan harga, dan standar pelayanan minimal. Salah satu pilar penganggaran berbasis kinerja adalah Analisis Standar Belanja (ASB). ASB merupakan instrumen untuk menilai kewajaran antara beban kerja dan total belanja untuk melaksanakan suatu kegiatan. Tujuan penelitian ini ialah membuat desain analisis standar belanja untuk kegiatan belanja rutin agar dapat digunakan dalam penyusunan APBD. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan analisis dokumen dan wawancara. Sedangkan proses penelitian dilakukan melalui tiga tahapan yaitu. Tahap pertama adalah analisis dokumen untuk klasifikasi kegiatan belanja rutin. Tahap kedua pembentukan model ASB yang terdiri dari pengklasteran SKPD, deskripsi kegiatan, penentuan pengendali belanja (cost driver) dan perhitungan plafon belanja. Tahap ketiga adalah penentuan desain ASB. Hasil analisis data menghasilkan desain ASB untuk lima kegiatan eks belanja rutin yaitu: kegiatan penyediaan jasa kebersihan kantor, penyediaan alat tulis kantor, penyediaan barang cetakan dan penggandaan, penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor, dan penyediaan makanan dan minuman yang terbagi menjadi tiga klaster SKPD untuk setiap kegiatan.

Performance based budgeting is created based on performance achievement, performance indicators, Expenses Standard Analysis (ESA), price standard, and minimum service standard. The expenses standard analysis is used to measure the equity between workload and total expenses of a project. The purpose of this research is to create an Expenses Standard Analysis design especially for routine expenses so that it can be implemented in local budgeting. To collect the data, researcher uses document analysis and interviews. In the process of research, the researcher did three stages. The first stage was document analysis to classify routine expenses of a project. Designing the model was the next step. It consisted of clustering the local government institutions, describing the projects, determining cost driver, and calculating the expenses limit. The last is choosing the appropriate design of expenses standard analysis. The results is Expenses Standard Analysis design for five ex-routine expenses accounts namely house keeping expenditure, office stationary expenditure, print and copy expenditure, electricity installation for government building expenditure, and food and beverages expenditure. These expenses are divided into three clusters of local government institution for each activity.

Kata Kunci : analisis standar belanja, ASB, belanja rutin

  1. S2-2016-375567-abstract.pdf  
  2. S2-2016-375567-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-375567-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-375567-title.pdf