PERSEPSI MAHASISWA DAN DOSEN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS GADJAH MADA TENTANG INTEGRITAS AKADEMIK
YOGIK SETIA A, Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si.,Ph.D.; dr. Titi Savitri Prihatiningsih, MA.,MMedEd.,Ph.D.
2016 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan KedokteranLatar Belakang: Perilaku profesional merupakan sebuah cerminan dari profesionalisme, yang didalamnya termasuk integritas akademik (kejujuran, kepercayaan, keadilan, menghormati, dan tanggung jawab). Sementara itu, kejadian pelanggaran integritas akademik masih menjadi masalah penting dalam institusi pendidikan, terutama keperawatan. Beberapa pelanggaran perilaku mahasiswa terkait dengan integritas akademik dipengaruhi oleh persepsi. Namun, mahasiswa dan dosen cenderung menafsirkan berbeda terkait dengan integritas akademik, sehingga perbedaan tersebut dapat berperan terhadap jumlah kejadian pelanggaran integritas akademik. Tujuan Penelitian: Mengetahui persepsi mahasiswa dan dosen Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada tentang integritas akademik. Metode Penelitian: Penelitian yang akan dilakukan merupakan penelitian mixed method yang menggunakan strategi sequential explanatory design. Penelitian kuantitatif survei dengan menggunakan kuasioner terhadap 101 mahasiswa keperawatan, kemudian dilakukan setelah analisis kuantitatif dilakukan FGD pada mahasiswa dan wawancara mendalam kepada 4 dosen. Hasil: Perilaku yang dianggap tidak melanggar (1%-5.9%), perilaku yang dilakukan oleh teman (1%-77.2%), persepsi perilaku yang pernah dilakukan sebesar 1%-65.3%) dan persepsi ketidakyakinan terhadap intensi sebesar 1%39.6% dan mahasiswa lebih banyak memilih level sanksi level 2 (21.8% - 66.35%). Berdasarkan hasil FGD dan wawancara, persepsi mahasiswa dan dosen tentang integritas akademik adalah hal yang berhubungan dengan keutuhan dalam sistem akademik yang mencerminkan kualitas individu (nilai kejujuran, dapat dipercaya, bertanggung jawab, saling menghormati), dan pendidikan dalam mencapai tujuan dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Kesimpulan: Persepsi mahasiswa keperawatan tentang integritas akademik bervariasi, baik dalam menganggap sikap salah atau tidak, perilaku pelanggaran yang dilakukan oleh teman dan perilaku pelanggaran yang dilakukan oleh diri sendiri, serta intensi mahasiswa untuk melakukan pelanggaran integritas akademik di masa yang akan datang. Perbedaan persepsi mahasiswa dan dosen dalam memaknai integritas akademik bukan merupakan makna yang berlawanan.
Background: Professional Behavior is a reflection of the professionalism, which includes academic integrity (honesty, trust, fairness, respect, and responsibility and courage). Meanwhile, the incidence of violations of academic integrity is still a significant problem in education institutions, especially nursing Some of students behavioral violations related to academic integrity are influenced by perception. However, students and lecturers tend to interpret these violations differently associated with severity of academic integrity. Thus, these differences may contribute to the number of occurrences of academic integrity violations. Aims: To identify the perception of nursing students and lecturers Nursing Study Program of Faculty Medicine, Gadjah Mada University about academic integrity. Method: This study used a mixed method using a sequential explanatory design. This was also a quantitative research survey using a questioner to 101 nursing students, followed by focus group discussion done by the students and in-depth interviews to 4 lecturers. Results: The behavior deemed not to be in violation was (1% -5.9%), the behavior is carried out by peer student (1% -77.2%), the perception of behavior that have been done by peer student (1% -65.3%) and perception of uncertainty to the intention of 1% -39.6% and more students choose the level of sanctions in level 2 (21.8% - 66.35%). Based on the results of focus group discussions and interviews, students and lecturers perceptions of academic integrity is related to the integrity of the academic system reflects the quality of the individual (the value of honesty, trust, responsibility, respect), and education in achieving goals and creating an environment conducive learning. Conclusion: There is various of nurrsing student perceptions about academic integrity, both regard assume the attiude of wrong or not, violation behavior done by peer student and behavioral violations done by himself, as well as the intention of the students to do academic integrity violations in the future. Differences in perceptions of students and lecturer in defining the academic integrity is not an opposite meaning.
Kata Kunci : academic integrity, academic dishonesty, professional behavior, perception