Laporkan Masalah

TINGKAT EFISIENSI PRODUKSI DAN PREDIKSI TINGKAT KEBANGKRUTAN Penerapan Model Data Envelopment Analysis (DEA) dan Altman Z-Score Studi pada Perusahaan Sub Sektor Pertambangan Minyak dan Gas Bumi yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia 2008-2014

DADAN ROMADHANI, Khomsiyah, Dr., Ak., CA

2016 | Tesis | S2 Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara tingkat efisiensi dengan kinerja perusahaan-perusahaan sub sektor pertambangan minyak dan gas bumi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia serta mengujinya secara empiris hubungan antara tingkat efisiensi produksi dan prediksi tingkat kebangkrutan. Sampel yang digunakan adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2008 sampai dengan 2014. DEA (Data Envelopment Analysis) digunakan untuk mengukur efisiensi dengan terlebih dahulu menghitung tingkat efisiensi perusahaan dengan menggunakan struktur input dan struktur outputnya. Pengukuran kinerja perusahaan dilakukan dengan metode Altman Z-score yang di dalamnya mencakup sejumlah rasio keuangan yang menentukan perusahaan akan mengalami keberhasilan atau kegagalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi sebagian besar perusahaan di sub sektor pertambangan minyak dan gas bumi yang beroperasi di Indonesia sudah cukup tinggi. Dari 6 perusahaan hanya 2 perusahaan yang belum mencapai skor efisiensi minimum dalam kurun waktu 7 tahun. Sedangkan setelah dilakukan uji korelasi ditemukan adanya korelasi positif antara tingkat efisiensi dan prediksi kebangkrutan namun tidak signifikan.

This study aims to examine the relationship between the level of efficiency and the performance of oil and gas companies listed in the Indonesia Stock Exchange. Examining the empirical correlation between the level of production efficiency and the prediction of bankruptcy is also part of the study. The oil and gas companies listed in Indonesia Stock Exchange from 2008 until 2014 were used as samples. The efficiency was determined using DEA (Data Envelopment Analysis) through calculating the company’s level of efficiency using an input and output structure. For measuring company performance, Altman Z-score method was employed where the scoring includes a number of financial ratios which can be used to predict the probability of success or failure of a company. The results of this study show that the majority of oil and gas companies operating in Indonesia were considered efficient. Only 2 out of 6 companies did not reach the minimum efficiency score within a period of 7 years. The study also found a positive correlation between the level of efficiency and the prediction of bankruptcy although it was not significant.

Kata Kunci : Efisiensi, Perusahaan sub sektor pertambangan migas, Kebangkrutan, DEA

  1. S2-2016-341841-abstract.pdf  
  2. S2-2016-341841-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-341841-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-341841-title.pdf