EVALUASI REALISASI ANGGARAN BELANJA PADA SATUAN KERJA DIREKTORAT JENDERAL ENERGI BARU TERBARUKAN DAN KONSERVASI ENERGI
IRMA PRIMASARI, Prof., Dr., Abdul Halim., M.B.A., Ak., CA
2016 | Tesis | S2 AkuntansiABSTRAK Realisasi Anggaran merupakan hal terpenting dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terutama bagi satuan kerja (satker). Anggaran yang sudah ditetapkan penggunaannya harus direalisasikan sesuai dengan ketentuan dan aturan sebagai bentuk komitmen satker untuk mewujudkan akuntabilitas pemerintah. Dalam pelaksanaan APBN dari tahun ke tahun, realisasi anggaran dipandang belum memberikan kontribusi optimal dalam peningkatan kinerja satuan kerja. Berbagai upaya dilakukan untuk meminimalisir faktor penghambat realisasi anggaran. Contohnya dengan penerbitan kebijakan baru oleh pemerintah. Penelitian ini dilakukan dengan menggambarkan tingkat relisasi dan faktor-faktor penyebab kelambanan realisasi anggaran pada satuan kerja Direktorat Jenderal EBTKE dan menganalisis data yang telah diperoleh untuk menemukan strategi yang dapat diaplikasikan sebagai rekomendasi penyelesaian atas masalah yang ada. Data diperoleh dengan cara wawancara secara mendalam terhadap para pengelola anggaran dan observasi secara menyeluruh atas sistem pelaksanan anggaran belanja pada satker Ditjen EBTKE. Dengan menggunakan pendekatan teori mengenai manajemen strategi, teori institusional dan berbagai aturan yang tertuang dalam perundang-undangan, diharapkan penelitian ini dapat memberikan rekomendasi perbaikan untuk sistem pelaksaaan realisasi anggaran satker Ditjen EBTKE pada khususnya dan satker-satker di seluruh Indonesia pada umumnya.
ABSTRACT Budget Realization is the most important thing for a state work unit in carrying out their duty according to the State Budget (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/APBN). Every year, a state work unit has to design and compose a set of budget for their activity for the following year, and the utilization and expenditure of the budget should be done according to the stipulation and applicable rule. It is considered a commitment of the work unit to materialize the Government�s accountability. In the administration of State Budget, Budget Realization is actually not yet be regarded as giving an optimal contribution, nor a significant increasing on the work unit�s performance. Various efforts have been made in order to minimize hindering factors of Budget Realization; for example, by establishing a new set of related-regulations. This research is done by describing the level of Realization and its hindering factors on a state work unit namely Directorate General of New, Renewable Energy and Energy Conservation (NREEC), and analyzing data obtained from the said unit, in order to formulate a strategy that is applicable as a recommendation to solve existing problems. The data used in this research are gained by deep interview to budget administrators as well as complete observation on the unit�s State Budget implementing system. By using the theory approach of strategic management, institutional theory and rules of constitution, it is hoped that this research could give a solid recommendation specifically to improve Directorate General of NREEC�s State Budget implementing system, as well as another Indonesian state work unit�s implementing system.
Kata Kunci : realisasi anggaran, manajemen strategi, Ditjen EBTKE/ Budget Realization, strategic management, Directorate General of NREEC