Laporkan Masalah

EVALUASI PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PESERTA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL TAHUN 2014 - 2015

WISNU DAMARSASI R P, Dr. drg. Julita Hendrartini, M.Kes; dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes., PhD

2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Indonesia menerapkan UHC semenjak 1 Januari 2014 yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan dengan program yang bernama Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Secara Nasional cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan tahun 2014 untuk Indonesia barat 51,94%, tengah 52,58%, timur 68%. Pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puskesmas dari data SUSENAS 2001, rumah tangga yang melakukan kunjungan ke Puskesmas untuk kawasan Indonesia timur memiliki prosentase sebesar 28,9 dan Indonesia barat 21,55. Laporan WHO tahun 2006 menyebutkan bahwa Indonesia termasuk salah satu 57 negara di dunia yang menghadapi krisis SDM Kesehatan, baik jumlahnya yang kurang maupun distribusinya. Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan penelitian adalah cross-sectional. Unit analisis yaitu fasilitas kesehatan tingkat pertama (Puskesmas, Klinik Pratama, Dokter Praktek Perorangan) pada 4 kabupaten/kota dengan kategori daerah DTPK dan non DTPK yakni Kabupaten Sambas, Kabupaten Bintan, Kabupaten Magelang dan Kota Yogyakarta yang dipilih dengan cara cluster random sampling. Data yang dipergunakan merupakan data dari PKMK FK UGM yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Data yang diperoleh dianalisa dengan analisa deskriptif dan analisa inferensial yang dibantu dengan software STATA. Hasil: Jenis FKTP berpengaruh secara signifikan terhadap rasio utilisasi tahun 2014 dengan F hitung 10,62 dan p-Value 0,0001, serta tahun 2015 dengan F hitung 12,69 dan nilai p 0,0000. Keadaan geografis dan jenis FKTP berpengaruh terhadap rasio utilisasi tahun 2014 dengan F hitung 6,95 dan nilai p 0,0021, serta tahun 2015 dengan F hitung 7,60 dan nilai p 0,0013. Kesimpulan: Jenis FKTP berpengaruh terhadap utilisasi kunjungan. Keadaan geografis dan jenis FKTP berpengaruh terhadap rasio utilisasi. Saran untuk pemerintah agar lebih mengatur dalam pemerataan kepesertaan pada tiap jenis FKTP.

Background: Indonesia has been implementing UHC since 1st of January 2014 which organized by BPJS Kesehatan with the program called Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Nationally, BPJS membership number in 2014 is 51.94% for west, 52.58% for center, and 68% for east of Indonesia. The utilization of health care services based on SUSENAS 2001, the household that has visited the local Community Health Center (Puskesmas) for east of Indonesia is around 28.9% and west of Indonesia 21.55%. WHO report in 2006 said that Indonesia is one of 57 countries in the world that facing the health human resources crisis, it either for the lack of number or the distribution. Methods: This research is an analytical observation with a quantitative approach and cross-sectional research design. The research unit is the primary health facilities (Puskesmas, Pratama Clinic, and Clinic by Individual Doctor) in 4 districts/cities that categorized as DTPK or non-DTPK area; there are Sambas, Bintan, Magelang, and Yogyakarta that had been chosen by a cluster random sampling method. The obtained data were analyzed with descriptive and inferential analysis by STATA software. Results: There are the significant effects between utilization ratio and primary healthcare facilities types in 2014, with F value 10.62 and p-Value 0.0001, also in 2015, with F value 12.69 and p-value 0.0000. The geographical condition and primary healthcare facilities types affected the utilization ratio in 2014 with F value 6.95 and p 0.0021, also in 2015 with F value 7.60 and p value 0.0013. Conclusions: Primary healthcare facilities types have influenced the visiting utilization. Geographical condition and primary healthcare facilities types have affected the utilization ratio. Researcher suggest the government to regulate the equity of membership BPJS Kesehatan in each primary health care facility.

Kata Kunci : Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan, Fasilitas Kesehatan, JKN, Utilisasi, Unit Cost

  1. S2-2016-343071-abstract.pdf  
  2. S2-2016-343071-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-343071-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-343071-title.pdf