Laporkan Masalah

Peranan manajemen dalam upaya meningkatkan kegunaan aset tanah dan bangunan untuk mendukung pelaksanaan otonomi daerah :: Studi kasus di Pemda DKI Jakarta

CHAIR, Abdul, Drs. Wakhid Slamet Ciptono, MBA.,MPM

2001 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat aktivitas pelaksanaan dan pengawasan manajemen aset tanah dan bangunan dan juga ingin mengetahui sejauhmana kepentingan dan kinerja top manajemen dalam melaksanakan faktor-faktor kunci manajemen aset tanah dan bangunan di wilayah kelurahan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. Pada penelitian ini lebih banyak mendasarkan pada data primer, dengan menggunakan survei kuisioner dengau skala Liken 1 sampai 5 . Dalam kenyataannya yang berpartisipasi menjawab pertanyaan sebanyak 115 dari 267 kelurahan di lima wilayah Kota Pemda DKI Jakarta. Alat analisis yang digunakan dalan penelitian ini yaitu analisis Cluster dan Chi-square dengan menggunakan program SPSS 9.0 far windows. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti nyata mengenai besarnya peranan manajemen dean upaya meningkatkan kegunaan aset di wilayah. Hal ini dapat terbukti bahwa hasil pengujian analisis Cluster pada kelompok aktif lebih dominan menjalankan manajemen aset tanah dan bangunan, sehingga sikap positif dan komitmen top manajemen adalah peringkat tertinggi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara statistik tidak ada perbedaan kinerja manajemen aset tanah dan bangunan yang terbentuk dari analisis Cluster berdasarkan luas tanah dan bangunan, prosentase dari total aset, luas fasilitas social dan fasilitas umum dan sikap top manajemen di unit satuan kerja kelurahan.

This study is to examine rate of land-building asset control and implimentation management activity and understand how interest and performance that top management uses to conduct key factor of the land-building asset management around DKI Jakarta. In this study, it is better to base on primary data, using questionnaire survey with likert scala from 1 to 5. In fact, the responding participants were 1 15 respondents of 267 villages in five sub districts around the local govennents of DKI Jakarta. The used analysis devices in this study were cluster and chi-square, applying SPSS software 9.0 for windows. The expected findings can provide proofs concerning magnitude of management role in increasing use of local assets. It can be proven that results of cluster analysis test of active groups were more dominant to perform the land-building asset management, so that positive attitude and commitment of top management are highest rank. The result of hypothesis testing indicated that, statistically, there are not different land-building asset management performance, percentage of total asset, social facility and general facilities as well as top management's attitude in the village work units.

Kata Kunci : Aset Tanah dan Bangunan, Manajemen Ases, Otonomi Daerah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.