Kajian perkembangan wilayah di sepanjang jalan lingkar selatan ibu kota Kabupaten Klaten
HAMDI, Ir. Nindyo Soewarno, M.Phil.,PhD
2002 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahSejak berfungsinya Jalan Lingkar Selatan Ibukota Kabupaten Klaten pada tahun 198 1, telah terjadi ekspansi penggunaan lahan perkotaan ke daerah pinggiran, khususnya di sepanjang jalur transportasi. Di samping adanya tarikan oleh prasarana jalan lingkar, terdapat juga faktor pendorong, yaitu berupa perkembangan lahan terbangun di pusat kota yang disertai dengan pertumbuhan kepadatan penduduknya yang relatif pesat. Fokus penelitian ini adalah arah dan laju perkembangan fisik Ibukota Kabupaten Klaten, khususnya di wilayah sepanjang Jalan Lingkar Selatan, sejak tahun 1985 hingga tahun 1999, dengan pendekatan rasionalistik deskriptif, dan analisis yang bersifat kuantitatif. Beberapa temuan penting penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) terjadinya perkembangan fisik yang sangat mencolok antam kurun WaktU 1985/1990 - 1995/1999, terutama dalam ha1 penggunaan lahan perko-n, meskipun beberapa jenis guna lahan mengalami penman, yaitu perurnahan; (2) Kelurahan yang cenderung mengalami perkembangan yang pesat adalah Kelurahan Klaten, Kelurahan Tonggalan dan Desa Karanganom; (3) Luas lahan terbangun meningkat sebesar rata-rata 2,78 % per tahun antara 1985-1999; (4) peningkatan harga tanah rata-rata sebesar 2,48 % per tahun; (5) arah pertumbuhan cenderung terjadi di wilayah utara dan selatan, khususnya di sepanjang jalur Yogyakarta- Surakarta, sedangkan ke arah barat dan timur, yaitu pada jalur menuju Boyolali dan Wedi, relatif lebih rendah; (6) perkembangan di wilayah sepanjang Jalan Lingkar Selatan relatif lebih lambat, karena sistem pengaturan jalan lingkar dan karena adanya jalur kereta api yang langsung melintasi jalur jalan lingkar ini. Untuk mengantisipasi lambatnya perkembangan wilayah di sepanjang Jalan Lingkar Selatan, perlu ditinjau kembali pengaturan sistem jaringan jalan lingkar yang ada dan mengembangkan jaringan jalan yang terlepas dari jalur kereta api serta disesuaikan dengan perkembangan wilayah Ibukota Kabupaten Klaten secara keseluruhan.
Since the ,y()ut/1ern ringroad of the Cupitul Of' Regency Hafen was iilitiUllY functioned in 1981, there /?us been a spatial expansion low~ds the ~rbun perlpherie.y, especially along its major transportation corridors. l h ~ i f tehe Pulling factors resulted from the development of the ringroad, there are alw s ~ ~ e r a l pressures in the city center, such as the rapid growth of built-up arecis, which is followed by the growth of the urban population densip The present r e ~ ~ r cis h focused on the spatial direction and the rate of the physical development along the Southern Ringroad of the Regency Capital of Klaten, since 1985 up to 1999. The research is undertuken using rationalistic-descriptive approach, and quantitative analisys method. A number of key findings are: ( I ) a significant physical growth between 1985/1990 - 1995/1999, in particular urban land use, although some ypes of use declined, such as housing; (2) Three sub-districts which tend to grow most substantially were Kelurahan Klaten, Kelurahan Tonggalan and Desu Karanganom; (3) the built-up areas have grown 2,78 96 in average annuuliy between 1985-1999; (4) the average price of land also has grown 2,48 % annually; (5) the physical growth tend to accur in the northern and southern areus, particularly along the routes connecling, Yogyakarta and Surakarta, whereas on the western and eastern areas, especially on routes to Boyolali und Wed ltave lower growth rates; (6) the physical growth along the Southern Ringroad has been relatively low, which is caused by the regulation system ringroad and because of the presence of the railroad track directly across the ringroad. Hecommendution for it 's future development should antic pate the local development, by reviewing the c ~ e nrte gulation on ringroad network, and to develop alternative routes away from the railroad track, as well as to compiy the overall development trend of the Regency Capital of Klaten
Kata Kunci : Perkembangan Wilayah,Jalan Lingkar,Kabupaten Klaten