Kajian perubahan penggunaan lahan di Kota Salatiga tahun 1983-1996
SULISTYANINGSIH, Ir. Leksono Probo Subanu, MURP.,PhD
2002 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahData penggunaan lahan baik pada saat ini maupun waktu lampau sangat penting sebagai sumber informasi, guna menyusun Rencana Tata Ruang suatu wilayah, namun data dan peta penggunaan yang ada terutama di Tingkat I1 sangat terbatas dan keakuratannyan diragukan. Foto udara skala besar dan series merupakan sumber informasi yang cepat dan akurat guna pengkajian perubahan penggunaan lahan, sehingga akan diperoleh gambaran pola penggunaan lahan secara detail. Oleh sebab itu pengkaj ian perubahan penggunaan lahan menggunakan foto udara sangat perlu, dengan dilandasi berbagai teori tentang penggunaan lahan yang ada. Jumlah penduduk diperkotaan cenderung meningkat dari waktu kewaktu, seiring dengan itu kegiatan ekonomi penduduk terus meningkat, ha1 ini beralubat kebutuhan lahan sebagi tempat aktivitas manusia meningkat pula, oleh sebab itu rencana penggunaan lahan dalam RUTRK dimaksudkan untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang mungkin timbul dalam pengembangan kota dan dapat penampung perkembangan dinamika seluruh kegiatan ekonomi masyarakat yang relatif lebih cepat. Dengan perkembangan penduduk Kota Salatiga dari tahun 1986 - 1996 ratarata 1,8 % pertahun, dan pertumbuhan ekonomi dari tahun 1993 - 1996 rata-rata 7,80 % pertahun berakibat, kebutuhan ruang untuk permuluman dan dan berbagai aktivitas meningkat pula Untuk memahami bagaimana pola perubahan penggunaan lahan yang ada kota Salatiga khususnya di pusat kota dan sekitarnya telah dilakukan interpretasi foto udara pankromatik hitam putih tahun perekaman 1983 skala 1: 5.500 dan foto udara format kecil benvarna tahun perekaman 1996 skala 1 : 3.750, serta cek lapangan. Untuk mengetahui bersarnya perubahan penggunaan lahan hanalisa dengan overly peta menggunakan sofware Archnfo versi 3.1. Berdasarkan hasil perhitungan luas wilayah penelitian adalah 9 17,5 12 Ha, serta perubahan penggunaan lahan yang terjadi dari tahun 1983 sampai tahun 1996 seluas 55,729 Ha. Perubahan penggunaan lahan yang ada mengikuti teori Analisis Sewa Yang Ditawarkan, dimana harga lahan di pusat kota relatif tinggi sehingga lahan akan digunakan untuk perdagangan dan perkantoran, semalun jauh dari kota harga lahan semakin kecil, sehingga lahan yang ada akan lebih efektif untuk permukiman daripada perdagangan dan perkantoran. Dipusat kota kecenderungan terj adi perubahan penggunaan lahan permukiman menjadi perdagangan dan perkantoranoasa), sedangkan didaerah pinggiran fenomena yang terjadi perubahan penggunaan lhan pertanian menjaQ permukiman Berdasarkan hasil anlisa data menggunakan korelasi poduct momen bahwa faktor yang mempengaruhi terhadap perubahan penggunaan lahan adalah harga lahan dan kepadatan penduduk, dimana harga lahan dipengaruhi oleh aksesibilitas dan transportasi. Faktor yang paling berpengaruh terhadap perubahan lahan permukiman ke perdagangan dan perkantoran (Jasa) adalah aksesibilitas dan transportasi sedangkan faktor yang mempengaruhi perubahan lahan pertanian ke permukiman adalah harga lahan, aksesibilitas dan transportasi
Land use data, both to day or past data, are very important as a source of information to frame Regional Planning. Nevertheless, the existing data and the directory maps in municipal are very unlimited and the accuracy are doubtful. A big scale and series of air photo is a fast and accurate information to observe the change observation on land use changing using air photo is priority by resting or various land use theories. Urban population tend to incrase from time to time, the consequence is economy activity is raising as well as a result, the demand of land as a human activity is raising. Therefore, land use planning in RUTRK (regional planning), formerly purposed to anticipate any problems that might emerge in town development and the later, it may able to hold the development of all society's economy activities that run faster. The average growth of Salatiga population from 1986 to 1996 is, 1,8 YO per year and the average growth of economy activity from 1993 to 1993 is 7,s % per year, these result in the increasing demand of settlement and other activities. To understand how the pattern of land use changing in Salatiga, prominently in town and its vicinity, it have been conducted an interpretation of black and white panchromatic air photo, recorded in 1983 with 1:5.500 scale, coloured air photo small format, recorded in 1996 with 1:3.750 scale and field research. To know how huge the change of land use, it is analysed by overly map using software Arc/info verse 3.1 and based on measurement, research area is 917,512 hectare vast and land use changing from 1983 to 1996 is 55,729 hectare vast. The change of land use following a Bid Rent Analysis theory, where down town land cost relatively so that in future it will be use or trade and office complex. More far away from town the land cost cheaper then it will much more effective for settlement rather than for trade and office complex. In down town, it tend to happen land settlement transform into trade and public service, where in out skirts of town the transformation happened from agriculture land into settlement. Based on data analysis using correlation product moment that factors which influencing the transformation of land use are the land cost and population density, where land cost influences by accessibly and transportation while agriculture land changes into settlement influences by land cost, accessibly and transportation. The most influencing factor on land settlement transform into trade and public service are accessibly and transportation while agriculture land use transform into settlement influences by land cost, accessibly and transportation
Kata Kunci : Perubahan Lahan,Kota Salatiga