HUBUNGAN DERAJAT PROTEINURIA DENGAN KEJADIAN BAYI KECIL UNTUK MASA KEHAMILAN (KMK) PADA PREEKLAMSIA/ EKLAMSIA
Yuniar Pramulasari, dr.Irwan Taufiqur Rachman, SpOG(K).; Dr.dr.Heru Pradjatmo, M.Kes, SpOG(K)
2016 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Kebidanan dan Penyakit KandunganLatar Belakang: Gangguan pertumbuhan janin bisa disebabkakan oleh kekurangan nutrisi atau gangguan penyampaian nutrisi dari ibu ke janin. Kekurangan nutrisi bisa disebabkan oleh asupan yang kurang atau adanya kehilangan nutrisi seperti pada hiperemesis atau proteinuria. Jika penyebab hambatan pertumbuhan janin hanya karena gangguan penyampaian nutrisi dari ibu ke janin (gangguan sirkulasi uteroplasenta), logikanya semua pasien preeklamsia/ eklamsia memiliki bayi KMK. Kenyataannya tidak semua pasien preeklamsia/ eklamsia memiliki bayi KMK, maka perlu dipikirkan apakah derajat kehilangan protein (proteinuria) berpengaruh terhadap kejadian KMK. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan proteinuria dengan kejadian KMK, hubungan proteinuria dengan kadar albumin dalam darah ibu, dan hubungan kadar albumin dalam darah ibu dengan kejadian KMK pada preeklamsia dan eklamsia. Metode penelitian: penelitian ini mengguanakan rancangan case control dengan sumber data dari rekam medis pasien preeklamsia dan eklamsia yang melahirkan di RSUP DR. Sardjito dalam kurun waktu Januari-Desember 2016. Subyek dibagi menjadi kelompok preeklamsia/ eklamsia dengan bayi KMK dan preeklamsia/ eklamsia dengan bayi normal sebagai kontrol. Hubungan proteinuria dengan kejadian KMK dianalisis dengan Chi square test. Perbedaan kadar albumin dianalisis dengan independent sampel t-test. Hasil: Subjek penelitian yang memenuhi kriteria sebanyak 32 orang untuk masing-masing kelompok. Derajat proteinuria tidak berhubungan bermakna dengan kejadian KMK (p = 0,78; OR 1,17; 95% CI 0,39-3,57). Secara klinis, derajat proteinuria berhubungan dengan kadar albumin dalam darah ibu, meskipun secara statistik tidak bermakna (p = 0,29; OR 3,0; 95% CI 0,39-23,19). Kadar albumin dalam darah ibu berhubungan bermakna dengan kejadian KMK (p = 0,007).
Background: fetal growth impairement could be caused by nutritional deficiencies or disorders on delivery of nutrients from mother to fetus. Nutritional deficiencies can be caused by low intake, or loss of nutrients such as by hyperemesis or proteinuria. If the cause of fetal growth restriction simply because of the disruption of delivery of nutrients from mother to fetus (uteroplacental circulation disorders), all patients with preeclampsia/ eclampsia will have SGA fetus. In the reality not all patients with preeclampsia/ eclampsia have SGA infant, it should be considered whether the degree of protein loss (proteinuria) has effect on the incidence of SGA. Objective: to determine the relationship between proteinuria degree with the incidence of SGA, the relationship between proteinuria degree with levels of albumin in the blood of the mother, and the relationship between maternal blood levels of albumin in the incidence of SGA in preeclampsia and eclampsia. Methods: This study used case control study with data sources from medical records of patients with preeclampsia and eclampsia who give birth in the DR. Sardjito hospital in the period from January to December 2016. The subjects were divided into groups of preeclampsia/ eclampsia with SGA infants and preeclampsia/ eclampsia with appropriate for gestational age infants as controls. The relationship between proteinuria degree with the incidence of SGA were analyzed by Chi-square test. The differences in albumin levels were analyzed by independent samples t-test. Results: The research subjects who meet the criteria for a total of 32 people for each group. The degree of proteinuria was not significantly associated with the incidence of SGA (p = 0.78; OR 1.17; 95% CI 0.39 to 3.57). Clinically, the degree of proteinuria associated with levels of albumin in the blood of the mother, although not statistically significant (p = 0.29; OR 3.0; 95% CI 0.39 to 23.19). Albumin level in the maternal blood significantly associated with the incidence of SGA (p = 0.007).
Kata Kunci : proteinuria, small for gestational age infants, preeclampsia, eclampsia.