ANALISIS RESPON PENAWARAN PADI DI KABUPATEN KEDIRI: IMPLIKASI MANAJERIAL
VIFI NURUL CHOIRINA, Dr. Ir. Slamet Hartono, SU., M.Sc;Dr. Ir. Any Suyantini, MM
2016 | Tesis | S2 MANAJEMEN AGRIBISNISPentingnya Penelitian respon penawaran petani terhadap harga dilakukan adalah untuk menentukan keberhasilan peningkatan produksi di Kabupaten Kediri, karena pada akhirnya petani yang akan mengambil keputusan terhadap produksi dan jenis kegiatan usaha yang dilakukan. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan Nerlove melalui respon luas areal dan respon produktivitas dengan menggunakan data sekunder selama 24 tahun dari tahun 1992-2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada respon luas areal dan respon produktivitas, mengetahui elastisitas penawaran padi di kabupaten Kediri serta mengetahui implikasi manajerialnya. Hasil penelitian menunjukkan hanya satu faktor yang berpengaruh pada luas areal panen, yaitu luas areal panen tahun sebelumnya sedangkan harga gabah riil, indeks harga pupuk, curah hujan, luas areal panen dua dan tiga tahun sebelumnya tidak berpengaruh nyata. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata pada produktivitas adalah harga gabah riil dan produktivitas tahun sebelumnya sedangkan curah hujan, luas areal dan indeks harga pupuk tidak berpengaruh nyata. Elastisitas penawaran padi di kabupaten Kediri dalam jangka pendek dan jangka panjang bersifat inelastis yang artinya penawaran padi tidak responsif terhadap perubahan harga gabah. Implikasi manajerial yang dapat dirumuskan terdiri dari implikasi prosedural dan implikasi keijakan. Implikasi prosedural yaitu penggunaan alat transplanter, penerapan sistem jajar legowo, penggunaan pupuk secara 6 tepat yang disertai dengan lahan percontohan. Implikasi kebijakan terdiri dari kebijakan harga dan non harga. Kebijakan harga dilakukan dengan peningkatan HPP dan membangun kerjasama yang baik dan berkesinambungan antara petani dan BULOG dengan adanya mitra kerja antara kelompok tani dan BULOG serta penggunaan alat combine harvester. Sedangkan kebijakan non harga dilakukan dengan pemanfaatan lahan marginal, peningkatan indeks pertanaman dan pembatasan peralihan lahan basah menjadi pemukiman.
Research of farmer�s response analysis to price is important to increase paddy production in Kediri. Farmers are conducted as the object of the research because they are the decision maker on all of farming activities. This study is aimed to know the effect of harvest area response, productivity response, supply response paddy, and managerial implications in Kediri. The analysis method used the Nerlove approach through harvest area response and productivity response. Data were collected annually from 1992 to 2015. The result showed that harvest area in previous year was the significant factor to the harvest area. Grain price, fertilizer price index, rainfall, harvest area in previous 2 years and 3 years had no significant effect. Factors which had significant impact for the productivity were grain price and productivity in the previous year, but fertilizer price index, harvest area, and rainfall had no significant effect. Paddy supply-elasticity in short term and long term was inelastic so that supply paddy was unresponsive on grain price changing. Managerial implication formulation consists of procedural implications and policy implications. Procedural implications included the use of a transplanter, jajar legowo system, use of fertilizer in 6 right-ways completed with a demonstration plot. The policy implication was composed by price and non-price policies. Price policies was held by increasing the cost of good sold, building a good relationship between farmers and BULOG facilitated by farmers, and using high technology utility such as combine harvester. Non-price policies were applied by utilizing marginal land, increasing the crop-index, and limiting the conversion of farm into residence area.
Kata Kunci : Respon penawaran, padi, elastisitas, harga, implikasi manajerial