Laporkan Masalah

Arahan rancangan untuk menjaga karakter kawasan desa kerajinan :: Studi kasus kawasan Kasongan

PRIATMOKO, Ir. Ikaputra, M.Eng.,PhD

2002 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Perkembangan kawasan yang berada di kawasan urban periphery akan berdampak pada perkembangan fisik terbangunnya. Kondisi tata spasial dan tata fisik di kawasan tersebut akan mengalami pergeseran ke arah menjadi kota atau terjadi pengkotaan. Kawasan Kasongan merupakan kawasan permukiman yang pada tahun 1980-an ditetapkan menjadi Desa Wisata Kerajinan, hingga sekarang ini berkembang dengan cepat. Perkembangan kegiatan industri kerajinan gerabah yang semula hanya berorientasi pada produk sederhana alat-alat rumah tangga sampai sekarang telah menjadi penghasil kerajinan yang berorientasi ekspor, perubahan kawasan yang semula sebagai desa permukiman petani menjadi kawasan dengan aktifitas kegiatan yang tinggi; kerja kerajinan gerabah, pengunjung yang mencari cindera mata dan kegiatan sosial masyarakat. Penelitian dengan judul “Arahan Rancangan untuk Menjaga Karakter Kawasan Desa Kerajinan Studi Kasus Kawasan Kasongan” ini bertujuan untuk memberikan masukan dan arahan untuk mengendalikan dan mengembangkan kawasan permukiman industri kerajinan gerabah Kasongan Jogjakarta sehingga menjadi suatu kawasan tujuan wisata yang memiliki karakter dan ciri kekhasan tersendiri. Lingkup penelitian adalah Dusun Kajen Kasongan yang menjadi sebaran tempat kerja kerajinan gerabah dan jalur tengah kawasan yang tumbuh rumah dan ruang pajang gerabah, serta jalur menuju ke arah Kasongan yang menjadi kawasan yang telah dan akan menjadi kawasan penjualan kerajinan tidak saja kerajinan gerabah namun juga hasil kerajinan lain dari kawasan di seputar Jogjakarta. Berdasarkan teori urban tentang karakter ruang urban dan kawasan (Pattern Language, Christopher Alexander) (1 977); kualitas yang melingkupi, antara lain h g s i (guna lahan dan guna bangunan), bentuk dan massa bangunan, ruang terbuka, serta tata hijau. Pembahasan dilakukan dengan menganalisis data dan temuan di lapangan berupa kondisi yang terjadi saat ini untuk menentukan karakter kawasan. Hasil penelitian ini berupa arahan rancangan yang diharapkan &pat menjadi salah satu bahan masukan untuk pengendalian dan pengembangan kawasan Kasongan di kemudian hari yang akan mengarah ke perkembangan kawasan wisata dan segala infiastruktur yang menyertainya.

Development of areas located in urban periphery areas affect to their physical development. Conditions of spatial and physical orders in these areas tend to shift to be cities. Kasongan area is a settlement area since 1980s established to be a Handicraft Tourism Village and has rapidly developed. Handicraft industries of earthenware vessels had developed from orientations of simple household tools to be those of exported crafts. The area has changed from a farmer settlement village to be an area having high activities; eathenware-vessels craft productions, visitors seeking handicraft and public social activities. The research titled “Design Guidelines To Maintain Characters of Handicraft Village Areas, A Study Case in Kasongan Area” was purposed to share feedback and guidelines to control and develop the settlement area of Earthenware- Vessels Handicraft Industry in Kasongan Jogjakarta such that it would have been a tourism destination area with special characters and uniqueness. The research coverage included Kajen sub-village in Kasongan that had been a working center of earthenware vessel craft industries and a central path of area built houses and a place for displaying earthenware vessels and also an acces path to Kasongan, an area had been and would be a central area of handicraft sales including not only earthenware vessels but also other handicrafts from surrounding areas in Jogjakarta. According to the urban theory about characters of and urban space and area (Pattern Language, Christhopher Alexander)( 1977); the quality to enclose includes functions (land and building use), building shape and masses, open space and greenery orders. Discussions were performed by analyzing data and field findings including existing conditions used to define area characters. The result of this research was a design guidelines expected to be one of feedback to control and develop the Kasongan area in the fbture to go in the direction of tourism-area development and its infrastructures.

Kata Kunci : Kawasan Industri,Desa Kerajinan,Kasongan, Design guidelines, Maintain Characters, Control and Development Area


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.