Laporkan Masalah

Juvenile Idiopathic Arthritis Oligoarticular disertai Global Developmental Delay, Sensorineural Hearing Loss, Feeding Difficulties, Gizi Kurang dan Anemia Defisiensi Besi

EMI AZMI CHOIRONI, dr. Sumadiono, Sp.A(K); dr. Retno Sutomo, PhD, Sp.A(K)

2016 | Tesis-Spesialis | SP ILMU KESEHATAN ANAK

Juvenile idiopathic arthritis (JIA) sering dikaitkan dengan gangguan pertumbuhan. Sejumlah laporan menunjukkan bahwa penurunan pertumbuhan sering didapatkan padaJIA sistemik atau poliartikular JIA , namun demikian, komplikasi serupa dapat terjadi pada JIA oligoartikular. Berikut kami laporkan kasus oligoartikular JIA dengan faktor reumatoid negatif pada kedua sendi lutut yang disertai dengan gangguan pertumbuhan selama pemantauan jangka panjang. Pasien juga mengalami sejumlah penyakit ko-morbid, yaitu gangguan perkembangan menyeluruh, kesulitan makan, tuli sensorineural moderat bilateral, gizi kurang, dan anemia defisiensi besi. Pencitraan radiografi awal sendi lutut menunjukkan fraying metaphyseal, dengan pembengkakan dan pelebaran ruang intraartikulan, gambaran osteofit dan osteoporosis juxtaartikular. Pasien mendapat penanganan komprehensif terhadap JIA oligoartikular beserta penyakit ko-morbid. Meskipun pasien mengalami remission off medication setelah 24 bulan pemantauan dan perkembangan yang positif terhadap komorbid yang lain, tinggi badan akhir yang dicapai <-2 standar deviasi (SD), dengan kecepatan pertumbuhan tinggi badan yang lebih rendah dibandingkan dengan grafik normal. Evaluasi radiografi menunjukkan gambaran awal epifisis overgrowth . Simpulan : Gangguan pertumbuhan dapat terjadi pada JIA oligoartikular. Deteksi dini dan tata laksana yang tepat sangat diperlukan untuk mencegah pasien dengan JIA oligoartikular terhadap gangguan pertumbuhan.

Juvenile idiopathic arthritis (JIA) is frequently associated with growth impairment. Several reports showed that growth impairment is frequent in systemic or polyarticular JIA, however, the similar complication may also present in oligoarticular JIA. Here we report a case of oligoarticular JIA with negative rheumatoid factor in bilateral knee joint associated with growth impairment during long term follow up. Patient also had some co-morbid that is global developmental delay, feeding difficulty, bilateral moderate sensorineural hearing loss, wasted, and iron efficiency anemia. Initial radiographic of knee joint described metaphysis fraying, swelling and widening of intraarticular space, osteophytes, and juxtaarticular osteoporosis. Patient had a comprehensive management on oligoarticular JIA and other co-morbid diseases. While the boy experienced remission off medication and excellent progress for other co-morbids over 24 months follow up, the final height was <-2 standar deviation (SD), with lower height velocity compared to normal chart. Radiographic evaluation demonstrated of early epiphyseal overgrowth. Conclusion : Growth impairment may occur in oligoarticular JIA. Proper screening and treatment is necessity to prevent patient with such chronic disease from growth impairment.

Kata Kunci : Keyword : oligoarticular JIA, growth impairment


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.