Laporkan Masalah

Analisis Strategi Pengelolaan Sampah di Distrik Sorong

REINOLD RUMBARAR, Dr. Nunuk Dwi Retnandari, MS

2016 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Persoalan sampah yang tak kunjung membaik di Kota Sorong, secara khusus di Distrik Sorong menjadi persoalan yang menarik untuk dicermati. Bagaimana tidak, sejak Sorong belum dimekarkan hingga dimekarkan menjadi kota administratif bahkan dengan adanya Perda nomor 15 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah, persoalan sampah tak kunjung membaik. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis faktor internal dan eksternal apa saja yang menghambat maupun mendukung upaya pengelolaan sampah di Distrik Sorong serta mengetahui strategi apa yang dapat dijalankan dan langkah-langkah apa yang harus dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan teknik analisis SWOT. Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan teknik analisis SWOT teridentifikasi lima belas isu strategi yang kemudian disaring menjadi sembilan isu strategi karena beberapa diantaranya memiliki kesamaan makna. Kesembilan isu strategi tersebut adalah (1) Strategi konsolidasi pemahaman pada aparatur Distrik Sorong akan pengelolaan sampah, (2) Strategi pemberian reward bagi masyarakat yang kreatif dalam mengelola sampah, (3) Strategi pembuatan bank sampah Distrik Sorong, (4) Strategi pembuatan aturan bersama tentang pembuangan sampah, (5) Strategi kerjasama dalam pengelolaan sampah, (6) Strategi sosialisasi sampah (bahaya dan manfaat), (7) Strategi pemberian fasilitas keranjang sampah di rumah warga. Guna mendapatkan satu strategi yang menjadi prioritas untuk pengelolaan sampah dilakukan uji litmus terhadap kesembilan isu strategi tersebut. Hasil yang didapati adalah bahwa isu strategi pembuatan bank sampah merupakan strategi yang direkomendasikan karena memiliki nilai paling tinggi dibandingkan isu lainnya. Selanjutnya dilakukan rencana aksi pelaksanaan dari strategi tersebut mulai dari sasaran, kegiatan sampai pada waktu pelaksanaan. Dalam pelaksanaannya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti (1) kesesuaian dan penjadwalan yang dibuat sehingga ada trust masyarakat akan aparatur dan muncul keseriusan masyarakat untuk mengikuti rencana kegiatan yang dilakukan. (2) strategi ini dilakukan secara bertahap agar menjadi kegiatan yang benar-benar mengakar dalam masyarakat. (3) seluruh stakeholders, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat dan masyarakat terlibat secara aktif.

The garbage problem of Sorong City is getting worse every day, especially in Sorong District, and this problem is interesting to investigate. Even before Sorong was designated as a separate administrative municipality until now, even after the issuance of Bylaw No. 15 2013 on garbage management, the garbage problem remains a nuisance. This research aims to analyze both the internal and external factors which hinder or support the efforts of garbage management in Sorong District, and to determine which strategies can be applied and what steps can be taken. The method used in this research is the qualitative method by applying SWOT analysis techniques. Results of an analysis using a SWOT technique show fifteen strategy issues which were later grouped into nine strategy issues due to several similarities. The nine strategy issues are: (1) the strategy of comprehension consolidation among officials in Sorong District about garbage management, (2) strategy of providing rewards for residents who are creative in managing garbage, (3) strategy of establishing a Sorong District garbage bank, (4) strategy of formulating joint regulations on garbage disposal, (5) strategy of garbage management cooperation, (6) strategy of socialization about garbage (the dangers and benefits), (7) strategy of providing garbage bins for residents for residents' houses. In order to obtain one priority strategy for garbage management, we conducted litmus test on these nine strategy issues. The results show that the strategy of establishing a garbage bank is the one most recommended, because it has the highest score compared to the other issues. Afterwards, an action plan for the implementation of these strategies is set up, which includes the identification of target, activity, and execution time. In the implementation stage, there are several things which need to be paid attention to, such as (1) compatibility and scheduling so that trust can be developed between residents and officials, and therefore, awareness and commitment will grow among the residents to be involved in the activity. (2) This strategy is implemented gradually so that eventually it will be deeply rooted in the society. (3) Stakeholders, such as the governments, non-government organizations, and the society are actively involved in this effort.

Kata Kunci : Strategy Management, Waste Management, SWOT Analysis

  1. S2-2016-370957-abstract.pdf  
  2. S2-2016-370957-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-370957-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-370957-title.pdf